Berita

Aktivis senior, Syahganda Nainggolan, menjadi narasumber diskusi Forum Jakarta Kita (Forjak) di Kopi Timur, Jalan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (16/3)/RMOL

Politik

Saran Buat Jokowi, Selesaikan Janji ke Warga Tanah Merah dengan Berikan Sertifikat

JUMAT, 17 MARET 2023 | 01:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Janji politik Presiden Joko Widodo ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, terkhusus kepada warga Tanah Merah, diminta untuk dituntaskan.

Pasalnya, Jokowi baru memberikan KTP kepada warga dan membentuk struktur RT/RW di Tanah Merah, yang pada awal bulan ini terdampak kebakaran Depo Plumpang, Koja, Jakarta Utara.

“Kan sekarang Jokowi punya program sertifikasi. Kenapa sekarang dia tidak sertifikasi kepada Tanah Merah,” ujar aktivis senior, Syahganda Nainggolan, dalam diskusi Forum Jakarta Kita (Forjak) yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, di Kopi Timur, Jalan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (16/3).


Menurut Syahganda, Jokowi telah tepat memberikan dua opsi untuk menanggulangi dampak kebakaran Depo Plumpang. Yaitu memindahkan depo ke wilayah lain, atau memindahkan warga Tanah Merah.

Hanya saja, ia mendorong agar Jokowi menolak rencana kebijakan Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati, yang justru ingin menggeser warga Tanah Merah yang sudah puluhan tahun tinggal di sana.

Menurutnya, opsi paling tepat yang bisa diambil Jokowi adalah mempertahankan pemukiman warga di Tanah Merah. Caranya, memberikan sertifikat tanah kepada warga.

“Karena, pada saat Pak Jokowi Gubernur (DKI Jakarta), dia tidak boleh melakukan sertifikasi. Karena itu di luar kewenangannya. Dia hanya boleh memberikan KTP dan membangun struktur RT/RW,” ucapnya.

“Jadi usul saya ke Pak Jokowi, selesaikan dulu ini janji Pak Jokowi. Dimulai dari KTP, sekarang Pak Jokowi kasih sertifikasi kepada rakyat di sana,” demikian Syahganda.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya