Berita

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat menjadi narasumber diskusi bertajuk "Siapa Membakar Plumpang" yang digagas Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (16/3)/RMOL

Politik

Terjadi Pembiaran Sejak Awal, Banyak Tanah Pemda Diduduki Warga

KAMIS, 16 MARET 2023 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Pertamina (Persero) harus bertanggung jawab atas kebakaran di Depo Plumpang, Jakarta Utara, yang merembet ke pemukiman warga Tanah Merah, Koja.

Menurut Pemerhati Sosial, Irwandi, warga tidak bisa disalahkan atas Insiden yang merenggut 23 nyawa dan puluhan lainnya luka-luka.

"Banyak tanah Pemda yang diduduki masyarakat. Kenapa demikian? Karena dari awal pemerintah tidak tegas," kata Irwandi saat menjadi narasumber Forum Jakarta Kita yang digagas Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (16/3).


Mantan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat itu menuturkan, seharusnya dari awal Pertamina sudah membuat batas zona. Ini penting karena Depo merupakan objek vital berisiko.

"Sekarang kalau sudah dibangun oleh masyarakat, ya itu karena terjadi pembiaran," ungkapnya.

Diskusi yang mengangkat tema: "Siapa Membakar Plumpang". Turut menghadiri sebagai narasumber Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan dan Penasihat RW 09 Tanah Merah/Praktisi Hukum Juharto Harianja.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya