Berita

Teguh Santosa (kiri) dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat Muslim China di Shanghai tahun 2017./RMOL

Dunia

PIALA DUNIA U-20

Pro Kontra Kehadiran Timnas Israel, Teguh Santosa: Jangan Terjebak pada Pikiran Usang

KAMIS, 16 MARET 2023 | 09:59 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Masyarakat Indonesia diminta untuk tidak terprovokasi oleh pro kontra yang sedang berkembang terkait kehadiran timnas Israel di ajang Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Jakarta tidak lama lagi.

Kehadiran timnas Israel tidak akan mengubah posisi Indonesia terhadap isu kemerdekaan dan pembebasan Palestina dari penjajahan dan pendudukan Israel yang masih berlangsung. Sikap menentang penjajahan di dunia masih menjadi kredo suci kemerdekaan Indonesia seperti tercantum di Pembukaan UUD 1945.

Di sisi lain, Indonesia berkewajiban menjalankan tugas masyarakat dunia menjadi tuan rumah dan penyelenggara Piala Dunia U-20 dengan sebaik mungkin. Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 harus sukses seperti penyelenggaraan Asian Games 2018 yang lalu.


Demikian pokok pikiran pengamat hubungan luar negeri Teguh Santosa yang disampaikannya pada redaksi, Kamis (16/3).

“Ini bukan kali pertama delegasi Israel hadir dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Sudah sering, baik yang terbuka, maupun tertutup,” ujar pengamat hubungan internasional Teguh Santosa dalam keterangannya, Kamis (16/3).

Dia mencontohkan, di bulan Maret tahun lalu ada empat politisi  Israel yang hadir dalam pertemuan Inter-Parliament Union (IPU) di Bali. Mereka adalah Avi Dicter yang memimpin delegasi Israel, Nira Shpak, Liat Margalit, dan Hanan Rettman.

“Tidak ada gelombang protes saat itu. Tidak juga ada keberatan dari pihak-pihak yang hari ini mempersoalkan kehadiran timnas Israel,” kata Teguh yang juga dosen Hubungan Internasional di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Menurut Teguh, masyarakat Indonesia harus mendorong lahirnya pendekatan-pendekatan baru dalam politik luar negeri Indonesia tanpa meninggalkan cita-cita luhur kemerdekaan bangsa dan negara.

“Kita jangan terjebak dalam pikiran-pikiran usang yang berangkat dari realita usang di masa lalu. Jangan sampai protes abadi kita atas penjajahan Israel terhadap Palestina diplintir oleh pihak-pihak yang tidak ingin kita maju menjadi kebencian atas agama dan ras tertentu. Ini tidak boleh terjadi,” kata Teguh yang pernah menjadi Ketua bidang Luar Negeri PP Pemuda Muhammadiyah dan Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Teguh mengingatkan Indonesia harus terus berdiri kokoh di atas prinsip-prinsip dan national interest di tengah perubahan landscape politik global yang tengah terjadi. Namun, jangan sampai melupakan ada banyak cara yang bisa dilakukan tanpa mengkhianati tujuan.

Dia mencontohkan kemampuan Republik Rakyat China beberapa waktu belakangan ini tampil sebagai pihak yang berhasil mengelola berbagai kepentingan yang berkembang di tengah gejolak politik dunia. Misalnya dalam upaya perdamaian Arab Saudi dan Iran belakangan ini.

Teguh berharap masyarakat Indonesia memberikan dukungan penuh pada penyelenggaraan Piala Dunia U-20 dan mendorong agar PSSI yang kini dipimpin Erick Thohir bekerja bersungguh-sungguh menjadi penyelenggara yang membanggakan.

“Dan juga penting, kita harus mendorong agar timnas Indonesia nanti tampil sebaik mungkin, menjadi kebanggaan kita semua,” demikian Teguh Santosa.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya