Berita

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Timur Wahono Saputro (kemeja putih dan bermasker putih) datangi KPK RI, Jakarta, Kamis (16/3)/RMOL

Hukum

Kepala KPP Madya Jaktim Wahono Saputro Kembali Datangi KPK, Ada Apa?

KAMIS, 16 MARET 2023 | 09:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah diperiksa dua hari lalu, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Timur Wahono Saputro kembali menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/3).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Wahono kembali hadir ke Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada pukul 08.45 WIB.

Dia datang sendiri mengenakan kemeja warna putih dan membawa tas warna hijau, sama seperti tas yang dibawanya pada pemeriksaan sebelumnya.


Namun demikian, kali ini Wahono mengenakan tali tanda pengenal tamu KPK berwarna merah.

Kartu tamu dan tali berwarna merah merupakan tamu bagian penindakan KPK, baik itu tersangka maupun saksi dalam proses penyelidikan atau penyidikan yang sedang ditangani.

Sementara pada pemeriksaan sebelumnya, Wahono mengenakan tanda pengenal tamu KPK berwarna biru, yang merupakan tamu biasa.

Hingga pukul 09.05 WIB, Wahono saat ini masih duduk di ruang tunggu lobby Gedung Merah Putih KPK. Akan tetapi, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai kehadiran Wahono ke KPK pada hari ini.

"Sebentar ya, sedang dicek," ujar Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati kepada Kantor Berita Politik RMOL dalam pesan singkat, Kamis pagi (16/3).

Wahono sebelumnya telah diklarifikasi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Selasa (14/3). Saat tiba dan selesai diperiksa KPK, Wahono lebih memilih bungkam kepada wartawan.

Wahono muncul dalam analisis KPK terkait data di LHKPN mantan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo. Dari penelusuran KPK, istri Rafael tercatat sebagai pemegang saham di dua perusahaan bidang perumahan di Minahasa Utara bersama dengan istri Wahono.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya