Berita

Dubes Hannief Djohan, tokoh senior VOA Abdul Nur Adnan, Dubes Makarim Wibisono dan Dubes Nazar Nasution/Ist

Publika

Mengenang Sahabat Dubes Hannief Djohan

OLEH: NAZARUDDIN NASUTION*
KAMIS, 16 MARET 2023 | 08:41 WIB

TANGGAL 15 Maret 2023 menjadi tanggal penting bagi kami semua yang hadir dalam acara Silaturahmi Ibu-ibu Dubes PDIDRI.

Acara santai menjelang Ramadhan ini suasana tampak cerah dan akrab. Dihangatkan dengan "Ambassador's Band." Meskipun tidak lengkap, karena Pak Sudjadnan yang mahir dengan Saxophone-nya serta Pak Sumadi yang terkenal dengan lagu "New York, New York"-nya absen.

Namun ada Bung Awang Bahrin yang secara berturut-turut menyanyikan tiga lagu oldies, dilanjutkan oleh Pak Hannief Djohan yang menyanyikan lagu penuh nostalgia bagi para senior diplomat yang hadir.


Kami tidak menyangka, bahwa sahabat akrab kami, Dubes Hannief Djohan, sesaat setelah bersenandung jatuh terduduk di kursi. 

Bersama bung Leonard Tobing, saya mendampingi Waty, isteri Pak Hannief, membawa beliau dengan dua kendaraan, satu Innova milik Pusdiklat dan satu mobil Bung Leonard menuju IGD RSPP.

Ternyata beliau alami serangan jantung. Meskipun dokter jaga sudah berusaha sekuatnya, namun kekuasaan Allah, Sang Maha Pencipta, juga yang berlaku. Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un.

Kami mengenal beliau lebih 50 tahun sejak bersama-sama di Sekdilu 2 (1974-1975), bersama Hassan Wirajuda, Makarim Wibisono dan 41 orang lainnya yang meniti karir selama lebih 30 tahun dengan jabatan puncak sebagai Duta Besar.

Bung Leo dan saya, serta Waty, yang menjadi saksi saat-saat terakhir ini. Kami mengenal beliau sebagai seorang yang tenang, ramah dan santun adalah sosok yg sering menciptakan suasana cerah setiap ada acara reuni ataupun lainnya. Termasuk menghibur teman-teman yang sedang dicekam suasana hectic ataupun galau.

Kebersamaan kami dengan beliau adalah saat sama-sama bertugas di Amerika Serikat. Beliau sebagai Konjen San Fransisco dan saya menjabat DCM di Washington DC. Beliau sempat menjenguk kami ke Washington beberapa saat setelah saya operasi jantung pada tahun 1999 (23 tahun yang lalu).

Sahabat Hannief Djohan. Kita bersaksi bahwa beliau adalah orang baik. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisiNya dan Waty serta seluruh keluarga Djohan memperoleh kesabaran. Aamiin, Aamiin Ya Rabbal Alamiin.

Selamat Jalan, Bro Hannief.

Semoga Allah SWT mengampuni kesalahan dan menempatkan beliau di jannah-Nya. Aamiin.


Hanief Djohan adalah diplomat Indonesia yang pernah ditugaskan sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Tanzania.
Ia lahir dari keluarga diplomat. Ayahnya, Alm.M.Djohan Bakhaharudin, adalah seorang Petinggi Departemen Luar Negeri dan   sempat ditugaskan di Negeri Belanda dan Singapura. Hanief Djohan juga mempunyai adik lain ibu dengan artis terkenal Indonesia yakni Ernie Djohan.

Nazaruddin Nasution adalah Duta Besar Indonesia untuk Kamboja 2000-2003. Ia adalah seorang diplomat karier yang memulai kariernya di Departemen Luar Negeri sejak tahun 1972.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya