Berita

Presiden Vladimir Putin menerima kunjungan Presiden Bashar al-Assad di Moskow, Rabu 15 Maret 2023/Net

Dunia

Berbicara Selama Tiga Jam, Putin Ungkap Kegembiraannya Bertemu Assad

KAMIS, 16 MARET 2023 | 06:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menjamu pemimpin Suriah Bashar al-Assad yang tiba di Kremlin pada Rabu (15/3).  Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, pertemuan membahas pembangunan kembali Suriah setelah perang saudara yang menghancurkan dan memperbaiki hubungan Damaskus dengan Turki.

“Pemimpin Suriah dan Rusia membahas hubungan bilateral dua negara, kemudian kerja sama penyelesaian Suriah, dengan penekanan pada kedaulatan absolut dan integritas teritorial negara,” jelaskan Peskov, seperti dikutip dari The Monitor.

Pertemuan keduanya dimulai pada pukul lima sore waktu Moskow dan berlangsung selama tiga jam.


Dikutip dari laman resmi Kremlin, Putin mengungkapkan bahwa ia senang menerima kunjungan Assad. Terlebih bahwa saat ini hubungan bilateral Rusia dengan Suriah telah menginjak tahun ke-80. Selama itu pula hubungan dalam berbagai bidang menunjukkan kemajuan.

Hubungan kedua negara bagai saudara yang tak terpisahkan. Rusia sejauh ini selalu mendukung Suriah dalam banyak hal, termasuk saat bencana gempa bumi besar baru-baru ini, meskipun pada saat bersamaan Rusia sedang digempur oleh banyak negara terkait operasi militernya di Ukraina.

"Kami berusaha mendukung Anda, seperti yang dilakukan teman sejati. Seperti yang Anda ketahui, perwakilan kami dari Kementerian Darurat dan Angkatan Bersenjata yang berlokasi di Suriah juga berkontribusi dalam upaya bantuan gempa," kata Putin.

Rusia telah melancarkan kampanye militer di Suriah sejak September 2015, bekerja sama dengan Iran untuk memungkinkan pemerintah Assad melawan kelompok oposisi bersenjata dan merebut kembali kendali atas sebagian besar negara. Sementara Rusia sekarang memusatkan sebagian besar sumber daya militernya di Ukraina, Moskow telah mempertahankan pijakan militernya di Suriah dan menempatkan pesawat tempur dan pasukan di pangkalannya di sana.

Assad pada gilirannya menyampaikan terima kasihnya kepada Putin  karena mendukung kedaulatan Suriah dan integritas teritorial, mencatat bahwa dukungan Kremlin tetap kuat meskipun terjadi pertempuran di Ukraina.

“Meskipun Rusia sekarang sedang melakukan operasi khusus, posisinya terhadap Suriah tidak berubah,” kata Assad.

Ia mengatakan, kunjungannya ke Moskow kali ini menandai tahap baru dalam hubungan antara kedua negara.

Ia mengisahkan Suriah masih harus menghadapi banyak persoalan di negaranya seperti teroris dan munculnya pasukan asing di Suriah. Namun, bersama dukungan Rusia, ia yakin Suriah dapat menghadapi semua permasalahannya.

"Kami puas dengan kinerja komisi (antar pemerintah) Rusia-Suriah. Kunjungan saya hari ini akan membuka babak baru dalam hubungan antara negara kami di semua bidang," katanya.

Assad menyampaikan bahwa pertemuan hari itu adalah yang terbaik.

"Saya ulangi dan tekankan bahwa kunjungan ini akan menambah dimensi baru bagi masa depan hubungan Suriah-Rusia. Kunjungan ini akan membantu kami mencapai hasil nyata yang akan menjamin kerja sama kami di masa depan," kata Assad.

Assad tiba di Moskow dalam kunjungan resmi pada Selasa, didampingi oleh delegasi besar menteri. Ia  disambut di Bandara Vnukovo Moskow oleh Utusan Khusus Presiden untuk Timur Tengah dan Afrika, Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Bogdanov, Duta Besar Suriah untuk Rusia Bashar Jaafari dan Duta Besar Rusia untuk Suriah Alexander Yefimov.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya