Berita

Lambang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)/Net

Politik

Hasil Survei Median Ungkap Warga NU Masih Dominan Pilih PKB

RABU, 15 MARET 2023 | 16:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2024, melalui facebook. Hasilnya, urutan teratas dari lima besar elektabilitas masih ditempati oleh PDIP.

"Ketika kami tanyakan kepada responden, apa partai yang dipilih jika pemilu legislatif dilakukan saat ini? Ternyata jawaban mereka akan memilih PDIP sebanyak 23,0 persen, Gerindra 12,8 persen, Golkar 11,0 persen, PKB 10,5 persen, dan Nasdem 7,2 persen," kata Direktur eksekutif Median, Ade Irfan Abdurahman dalam keterangan tertulis, Rabu (15/3).

Lanjut Ade, survei juga menemukan beberapa alasan responden dalam memilih partai-partai yang menempati posisi 5 besar tersebut. Dibeberkan Ade, sebanyak 15,5 persen alasan responden memilih PDIP karena partai pilihan Joko Widodo.


Kemudian, lebih lanjut Ade menjelaskan, faktor Prabowo Subianto masih alasan terbesar pemilih Gerindra sebesar 17,5 persen.

Kemudian, alasan terbesar responden memilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), karena faktor Nahdlatul Ulama, sebesar 26,1 persen. Sedangkan pemilih Nasdem sebagian besar (14,3 persen) karena faktor Anies Baswedan.

"Hal menarik, untuk alasan para pemilih PKB, sebagian besar karena partai itu identik dengan Nahdlatul Ulama (NU). Bisa dikatakan sampai sekarang warga Nahdliyin masih dominan memilih PKB," katanya.

Survei Median ini melibatkan 400 responden yang tersebar di 38 provinsi. Survei dilaksanakan pada 22-26 Februari 2023 dengan metode penelitian non-probability sampling, dan kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui media sosial Facebook dengan target pengguna aktif berusia 17-60 tahun.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya