Berita

Penjualan baju bekas impor alias thrifting/Net

Politik

Jokowi Geram, Impor Pakaian Bekas Ganggu Industri Lokal

RABU, 15 MARET 2023 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bisnis pakaian bekas impor atau populer dengan istilah thrifting memang tengah naik daun. Namun belakangan kegiatan ini mendapat pelarangan karena dianggap merugikan industri lokal.

Presiden Jokowi menuturkan, impor pakaian bekas telah mengganggu jalannya industri tekstil. Jokowi lantas memerintahkan jajarannya untuk menindak pelaku impor pakaian bekas.

"Itu (thrifting) mengganggu industri tekstil di dalam negeri. Sangat mengganggu," kata Presiden di Istora GBK, Jakarta, Rabu (15/3).


Untuk meningkatkan pertumbuhan industri tekstil dalam negeri Jokowi juga meminta para pelaku industri tekstil hingga sepatu gencar menjualkan produknya kepada kementerian/lembaga dan pemerintah pusat/daerah melalui e-katalog produk dalam negeri.

"Kalau beli pesawat tempur karena kita belum bisa. Kalau senjata, peluru kita sudah bisa, apalagi hanya sepatu. Kenapa harus beli dari luar?" kata Jokowi geram.

Thrifting banyak diminati masyarakat karena bisa mendapatkan baju bermerek dengan harga miring alias murah. Pemburu Thrifting datang dari beragam kalangan. Umumnya adalah  mahasiswa, pelajar hingga kalangan menengah.

Baju bekas dari luar negeri kebanyakan masuk lewat Malaysia dan Singapura. Kegiatan thrifting juga dianggap membahayakan kesehatan dan  jadi salah satu ancaman brand fashion lokal.


Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya