Berita

Video viral yang memperlihatkan banyak mobil dijatuhi benda seperti ulat di China/Net

Dunia

Video Hujan Cacing di China Bikin Warganet Bingung, Ada yang Sebut Itu Putik Bunga Poplar

RABU, 15 MARET 2023 | 07:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Unggahan video yang memperlihatkan jalan dan mobil-mobil dipenuhi dengan benda-benda yang terlihat seperti cacing, viral di media sosial.

Banyak warganet yang menganggap itu sebagai fenomena hujan cacing yang benar-benar terjadi.  Tetapi banyak juga di antara mereka yang berusaha membuktikan bahwa video tersebut dan laporan yang diberitakan tidak benar.

Mengutip Edification University pada Selasa (14/3), video yang  telah ditonton lebih dari 800 orang itu diketahui diambil di Provinsi Liaoning, China, dan diunggah pertama kali di Twitter pada 11 Maret lalu.


Meski pemerintah setempat belum memberikan klarifikasi yang jelas atas video tersebut, namun beredar kabar bahwa masyarakat telah diimbau untuk membawa payung, mencari perlindungan dan tidak keluar rumah.

Teori tentang hujan cacing ramai bermunculan di kolom komentar, dengan banyak di antaranya mengatakan cacing itu berjatuhan di satu tempat karena terkumpul oleh tornado kemudian terseret oleh badai yang sangat kuat.

Asumsi ini merujuk pada fenomena hujan katak yang pernah dipublikasikan surat kabar di Kansas City, AS pada 1873 dan hujan kecebong yang terlihat jatuh dari langit di Prefektur Ishikawa, Jepang pada 2009 lalu.
Meski teori ini nampak memungkinkan, banyak juga yang mengatakan itu adalah palsu, karena nyatanya tidak ada badai yang menimpa Beijing baru-baru ini.

Wartawan China Shenzhou dalam cuitannya mengklaim video tentang cacing itu palsu.

Ia menjelaskan bahwa apa yang terlihat seperti cacing, sebenarnya itu adalah bunga dari pohon poplar yang mekar menjadi catkins panjang yang menyerupai ulat berbulu yang memang biasa terjadi setiap musim semi.

Dengan banyaknya penemuan virus varian baru di China, masyarakat menjadi lebih sensitif terkait informasi baru, terutama berkaitan dengan wabah ataupun kejadian aneh.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya