Berita

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus/RMOL

Politik

Chapter KIB Belum Sampai Deklarasi Capres, Masih Tunggu Momentum

SELASA, 14 MARET 2023 | 11:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Momentum tepat masih ditunggu Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk mendeklarasikan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024.

"Chapter kami (KIB) memang belum sampai ke sana (deklarasi capres-cawapres). Kami masih menunggu, ya," ujar Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3).

Meski demikian, ia tidak menjabarkan secara gamblang momentum apa yang akan menjadi titik pemicu pengusungan capres dan cawapres. Ia hanya menjawab normatif.


"Namanya politik kan, semuanya masih cair. Coba siapa (yang sudang mengusung capres), katakan? Baru Koalisi Perubahan (Nasdem, Demokrat, PKS) saja. Apakah sudah pasti? Kita kan belum tahu," katanya.

KIB juga tidak blak-blakan soal kemungkinan pengusungan capres-cawapres menunggu sikap politik partai pemenang Pemilu 2019, PDIP yang belum menentukan arah koalisi.

"Kalau dikatakan menunggu PDIP, kami enggak tahu. Pokoknya prinsip dari 3 koalisi yang ada sekarang itu masih cair banget. Kami menunggu momentum. Politik adalah momentum. Momentum yang pas," demikian Lodewijk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya