Berita

Ketua Yayasan Keluarga Besar Soeharto (KBS), Kiswadi Agus/RMOLJateng

Nusantara

Dari Lereng Lawu, Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Kembali Disuarakan

SELASA, 14 MARET 2023 | 04:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usulan agar almarhum Jenderal TNI (Purn) Soeharto yang juga Presiden kedua Republik Indonesia mendapatkan gelar pahlawan nasional kembali mengemuka.

Salah satunya disampaikan Yayasan Keluarga Besar Soeharto (KBS) yang berada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Meski ada nama Soeharto di dalamnya namun yayasan ini tidak ada kaitannya dengan keluarga Cendana.

Ketua Yayasan Keluarga Besar Soeharto (KBS), Kiswadi Agus menyebut, sejak 2009 Yayasan KBS sudah  mengajukan sosok Soeharto menjadi Pahlawan Nasional.


Di mana persyaratan untuk mengajukan tokoh menjadi pahlawan nasional harus melalui beberapa tahapan. Di antaranya menggelar seminar nasional dan selanjutnya diajukan ke Kementrian Sosial.

Berbagai seminar nasional bertema nasionalisme Jenderal Besar TNI (Purn) HM Soeharto telah digelar sejak 2009 lalu. Baik di rumah Dinas Bupati Karanganyar, Monumen Jaten, Hotel Lor Inn, hingga ke wilayah di luar Soloraya.

"Seminar-seminar sebagai bentuk dukungan sudah lama dan sering kita lakukan dari beberapa tahun lalu. Yayasan KBS sudah memenuhi persyaratan tersebut, namun sampai saat ini belum ada kejelasan lagi,"  ucap Kiswadi dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin (13/3).

Kiswadi menyebut sosok Soeharto layak menyandang sebagai Pahlawan Nasional. Bagaimana peran beliau saat masih menjabat sebagai prajurit TNI hingga akhirnya terpilih sebagai presiden republik Indonesia.

"Namanya disegani di dunia internasional bahkan membawa Indonesia berswasembada pangan. Jasanya juga besar untuk Indonesia," lanjutnya.

Di samping itu, sosok Soeharto juga berjasa besar dalam dunia militer. Salah satunya adalah Serangan Umum 6 jam yang berhasil mempertahankan Yogyakarta sebagai ibukota Indonesia pada waktu itu.

"Bahkan dari Karanganyar juga pernah mengusulkan hal itu melalui ketua DPRD Karanganyar yang saat itu dijabat oleh Juliyatmono. Yang saat ini beliau adalah Bupati Karanganyar," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya