Berita

Subiran Paridamos akan nyaleg DPR RI melalui Partai Nasdem/Ist

Politik

Kepincut Gagasan Paloh dan Anies, Putra Daerah Sultra Ini Nyaleg Lewat Nasdem

SELASA, 14 MARET 2023 | 02:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gagasan politik yang dimiliki Partai Nasdem yaitu Restorasi, yang juga dituangkan sang Ketum Surya Paloh melalui pencapresan Anies Baswedan, membuat seorang pemuda asli Sulawesi Tenggara kepincut untuk terjun politik. Tentu saja kendaraan yang dipilih untuk bertarung pada Pemilu 2024 nanti adalah Nasdem.

Adalah Subiran Paridamos, anak Mekongga atau putra daerah asal Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, yang akan ikut nyaleg DPR RI pada Pileg 2024 mendatang dari dapil Sultra.

"InsyaAllah saya sudah menjadi anggota Partai Nasdem per tanggal 23 Januari kemarin dan rencana akan nyaleg DPR RI melalui Partai Nasdem," ujar Subiran dalam keterangannya, Senin (13/3).


Magister Ilmu Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta ini menilai, Nasdem merupakan partai dengan platform yang jelas. Secara konsep dan gagasan, Restorasi Indonesia menjadi jiwa dan semangat untuk anak muda.

"Apalagi, gagasan politik tanpa mahar merupakan langkah dan terobosan berani untuk memberikan kesempatan kepada para generasi muda berani masuk politik dengan kualitas, kapasitas, dan kapabilitas yang mumpuni," tuturnya.

Di samping itu, pendiri Sekolah Peradaban ini juga melihat, figur Surya Paloh merupakan salah satu politikus senior yang berjiwa negarawan. Karena mendirikan partai bukan semata untuk mengejar kekuasaan, tapi mendorong seluruh putra terbaik bangsa untuk menjadi pemimpin di suprastruktur politik, mulai dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

"Kalau Surya Paloh mendirikan partai sekadar menjadi penguasa, maka sudah dua kali pencapresan yang diikuti Partai Nasdem, seharusnya mencapreskan Surya Paloh. Ini malah mencalonkan figur lain yang dinilai berkualitas dan bisa memimpin bangsa ke depan," tutur Subiran.

"Salah satu buktinya adalah, Pak Jokowi yang dideklarasikan pada Pilpres 2014 dan 2019, dan di Pemilu 2024 kini sudah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres Partai Nasdem," sambungnya.

Oleh karena itu, sosok Anies Baswedan juga menjadi salah satu daya tarik aktivis yang sudah menulis 9 buku politik ini untuk masuk Partai Nasdem. Karena menurutnya, Anies merupakan role model kepemimpinan selanjutnya setelah Presiden Jokowi.

Ia melihat sosok Anies Baswedan sebagai satu fenomena tak lazim dalam dunia politik. Sebab, mantan Gubernur DKI Jakarta itu bukan kader partai politik manapun. Tapi mampu jadi kepala daerah hingga akhirnya dideklarasikan menjadi Capres tanpa masuk sebagai kader partai politik.

"Itu semata karena beliau memiliki gagasan dan rekam jejak kualitas, kapasitas, dan kapabilitas sebagai pemimpin yang tidak diragukan. Dan inisiator itu adalah Partai Nasdem dan Surya Paloh. Saya lihat dan dengar pidatonya, membuat hati saya memilih masuk Nasdem," jelas pria yang kerap disapa Biran ini.

"Dia bilang, anak Indonesia yang berkulit hitam, berambut keriting menjadi Presiden Indonesia, saya ingin suatu saat dan dalam waktu yang tidak lama lagi ada anak dari Sumatera, Sulawesi, Maluku, dan daerah lain di Indonesia yang juga jadi pemimpin di Republik ini," demikian Subiran.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya