Berita

Presiden Jokowi saat bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto saat meninjau panen raya di Kebumen, Jawa Tengah/Ist

Politik

Jokowi Nilai Prabowo dan Ganjar Ideal di Pilpres 2024, Begini Analisa Pengamat

SENIN, 13 MARET 2023 | 22:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Figur Ketua Umum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto maupun Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo figur yang ideal di Pilpres 2024.

"Iya ideal semuanya," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu, Kota Denpasar, Bali, Senin (13/3).

Spekulasi mengenai duet Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024 santer dibicarakan belakangan ini. Terutama setelah keduanya terlihat akrab mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Panen Raya di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Kamis lalu (10/3).


Dalam acara tersebut, Jokowi tampak akrab hingga muncul spekulasi bahwa mantan Walikota Solo itu tengah meng-endorse atau mendukung duet Prabowo dan Ganjar di Pilpres 2024.

Meskipun begitu, ketika ditanya soal perjodohan politik, Jokowi mengelak dan menilai kegiatan yang dilakukan sebatas panen raya.

"Itu panen raya di sawah. Kebetulan Bapak Prabowo mau ke Magelang, saya ajak bareng, udah bareng, turun di Kulon Progo. Karena pertemuan bapak Prabowo nya siang, sudah ke sawah dulu kita panen raya. Ada saya, ada Bapak Ganjar ada Bapak Prabowo, gitu saja," ujarnya.

Menanggapi hal itu, para pengamat politik menilai pertemuan tersebut seolah “difasilitasi” Jokowi yang mendorong pasangan itu maju di Pilpres 2024.

Pasalnya, peluang kemenangan duet tersebut dinilai besar lantaran elektabilitas Prabowo dan Ganjar selalu berada di presentase tertinggi berdasarkan penelitian sejumlah lembaga survei nasional.

"Kalau kita bicara survei yang ada saat ini di lembaga yang kredibel bahwa mengatakan Prabowo dan Ganjar paling kuat dan cocok untuk bisa bersaing dengan capres cawapres yang lain," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin, dalam keterangannya.

Ujang menilai, peran Prabowo sebagai Menhan menjadi alasan kuat mengapa Jokowi memberikan dukungan. Selain itu, Prabowo juga dinilai berpengalaman dalam kancah politik nasional yaitu ketika Pilpres tahun 2014 dan 2019.

"Pak Prabowo punya pengalaman sebagai capres, jadi konstruksi yang ideal bisa saja bahwa Prabowo berdampingan dengan Ganjar. Saya melihat beberapa pak Jokowi mengendorse secara khusus saatnya giliran Pak Prabowo," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya