Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Arab Saudi Luncurkan Maskapai Pelat Merah Riyadh Air

SENIN, 13 MARET 2023 | 16:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Arab Saudi meluncurkan pembentukan maskapai penerbangan nasional baru bernama Riyadh Air pada Minggu (12/3), yang akan melayani sekitar 100 tujuan penerbangan di seluruh dunia pada 2030.

Peluncuran tersebut diumumkan secara langsung oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dengan veteran industri, Tony Douglass yang berperan sebagai kepala eksekutifnya.

"Riyadh Air akan melayani lebih dari 100 tujuan di seluruh dunia pada tahun 2030, memanfaatkan lokasi kerajaan antara Asia, Afrika, dan Eropa," tulis kantor berita negara SPA dalam laporannya.


Menurut laporan dari media pemerintah itu, maskapai baru diharapkan dapat menambah pertumbuhan PDB non-minyak negara sebesar 20 miliar dolar (Rp 307 triliun), dan menciptakan 200 ribu lapangan pekerjaan baru.

Seperti dimuat India Today, Riyadh Air dimiliki sepenuhnya oleh Arab Saudi, dana kekayaan kedaulatan Arab Saudi, dan Dana Investasi Publik (PIF). Maskapai ini akan bersaing secara langsung dengan raksasa penerbangan seperti Qatar Airways dan Turkish Airlines.

Langkah itu diluncurkan pemerintah Arab Saudi sebagai upaya untuk mendiversifikasi ekonomi negara agar tidak hanya bergantung dengan industri minyak.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya