Berita

Hendri Satrio/Ist

Politik

Hensat: Kalau Ganjar Jadi Presiden Mungkin Bisa "Atur-atur"

MINGGU, 12 MARET 2023 | 13:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dukungan Presiden Joko Widodo kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menjadi calon presiden 2024 sudah lama terpendam. Tapi belum berani terang-terangan.

"Kalau Jokowi merestui Ganjar maju kan dari dulu, bukan hal baru," kata pengamat politik Hendri Satrio, yang akrab disapa Hensat, kepada Kantor Berita Politik RMOL, lewat pesan singkat, Minggu (12/3).

Menurut penggagas lembaga survei KedaiKOPI itu, Jokowi menjagokan Ganjar, lantaran mudah diatur, untuk memuluskan proyek pembangunan tetap bisa terlaksana.


"Mungkin Jokowi berpikir, kalau Ganjar yang jadi presiden, nanti Jokowi bisa atur-atur, mungkin ya?" Hensat balik bertanya.

Seperti diketahui, Ganjar Pranowo tampak mesra dengan Presiden Joko Widodo di beberapa kesempatan. Sebagian kalangan masyarakat menilai dia didukung penuh oleh penguasa saat ini sebagai calon presiden.

Meski dukungan itu belum tersampaikan dari lisan Jokowi secara langsung, namun sinyal-sinyal itu menguat, seperti pada acara-acara yang dihadiri Jokowi, hampir selalu tampak Ganjar Pranowo.

Terkini, saat Jokowi meninjau panen raya di Desa Lajer, Kebumen. Sebelumnya di acara Rakornas PPP di Semarang. Dan terakhir nonton konser musik rock Deep Purple di Kota Solo.

Jokowi bersama putranya, Gibran Rakabuming, duduk di bangku VVIP, sementara Ganjar bersama istri dan anaknya di kelas festival.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya