Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kelompok Bersenjata Bunuh Dua Polisi di Tenggara Iran

MINGGU, 12 MARET 2023 | 03:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelompok bersenjata menyergap dan membunuh dua polisi Iran yang tengah berpatroli di provinsi tenggara Sistan-Baluchistan, ketika masyarakat melaksanakan shalat Jumat.

Menurut laporan dari Kantor Berita Resmi IRNA pada Sabtu (11/3), serangan itu menyebabkan Letnan Kolonel Mohsen Pudinehi dan Letnan Ehsan Shahraki meninggal dunia.

"Para petugas itu, dalam misi untuk memberikan keamanan selama shalat Jumat di kota Golshan ketika mereka diserang," tulis IRNA dalam laporannya.


Sebelum dua letnan itu terbunuh, bentrokan dilaporkan sempat terjadi antara kepolisian dengan kelompok bersenjata, yang kemudian akhirnya dua aparat itu berhasil berada di tangan "penjahat".

Seperti dimuat New Arab, lokasi kejadian di provinsi Sistan-Baluchistan, di perbatasan Iran dengan Afghanistan dan Pakistan ini, telah menjadi salah satu tempat protes mingguan yang bergejolak di Iran atas matinya Mahsa Amini pada September lalu.

Belum diketahui kelompok yang bertanggung jawab atas penyerangan itu. Akan tetapi daerah Sistan-Baluchistan sendiri merupakan rumah bagi para pemberontak minoritas Baluchi dan kelompok ektremis Muslim Sunni.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya