Berita

Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid/Net

Politik

Utamakan Dialog Jujur dalam Penyelesaian Masalah Papua

SABTU, 11 MARET 2023 | 02:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masalah di Papua bukan sesuatu yang tidak bisa dipecahkan. Syaratnya, seluruh pemangku kepentingan harus mengutamakan dialog jujur dan tidak emosional untuk menyelesaikan berbagai masalah di Tanah Papua.

"Papua ini ibarat anak yang selama ini tidak mendapatkan kasih sayang, dan sekarang ngambek," ucap Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid, di Jakarta, Jumat (10/3).

Kekecewaan masyarakat Papua ini tidak hanya tertuju pada Pemerintah. Tapi juga terhadap orang-orang yang selama ini mendapat mandat duduk di pemerintahan di Papua yang justru malah tersangkut kasus korupsi.


Akibatnya, angka kemiskinan dan stunting di Papua pun masih tinggi. Indikator kesejahteraan sosial di Papua juga paling rendah. Dengan beragamnya masalah tersebut, sudah selayaknya pendekatan keamanan tidak lagi menjadi pilihan utama untuk menyelesaikan permasalah di Bumi Cenderawasih.

"Pendekatan kemanusiaan harus dikedepankan sehingga hatinya terbuka," ujar putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid tersebut.

Ditambahkan Yenny, dalam menjalankan pendekatan kemanusiaan tersebut, peran tokoh adat, tokoh agama, hingga pengurus gereja harus maksimal. Sebab, tiga elemen masyarakat itu paling memahami apa yang selama ini menjadi persoalan di Papua.

Jangan sampai kehadiran mereka hanya sebatas simbol saja. Harus ikut berperan lebih dan bersifat substantif.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya