Berita

Danrem 172/PWY, Brigjen JO Sembiring/Ist

Pertahanan

Danrem 172/PWY: Video dan Foto Pilot Susi Air Bagian dari Propaganda

JUMAT, 10 MARET 2023 | 23:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Beredarnya video dan foto pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merthens yang disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya diyakini sebagai bagian dari upaya propaganda.

Danrem 172/PWY, Brigjen JO Sembiring menuturkan, video dan foto itu sengaja disebarkan oleh loyalis dan kelompok Egianus Kogoya.

“Ini bagian dari sebuah propaganda,” kata JO Sembiring lewat video rekaman yang diberikan oleh Kapendam Cenderawasih Letkol Kav. Herman Taryaman lewat pesan singkat Whatsapp, Jumat (10/3).


Pihaknya menambahkan, dengan adanya video dan foto yang disebar kelompok Egianus, memperkuat informasi tentang kondisi pilot Susi Air tersebut.

“Ini memperkuat analisis kita bahwa kondisi pilot, sampai saat ini dalam keadaan hidup, dan kami terus berupaya mencari dan menyelamatkan,” demikian JO Sembiring.

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya menjadi pelaku aksi pembakaran pesawat Susi Air di Lapangan Terbang Distrik Paro, Nduga, pada 7 Februari lalu.

Mereka juga menyandera pilot Susi Air, Capt Philip Mark Mehrtens (37) asal Selandia Baru.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri sempat menyebut Egianus Kogoya meminta uang dan senjata api sebagai tebusan Capt Philip.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya