Berita

Peserta pelatihan produksi aksesoris yang digelar Papua Muda Inspiratif (PMI)/Ist

Nusantara

Undang Pelatih dari Bali, PMI Sulap Aksesoris Karya Anak Muda Papua jadi Lebih Menarik

JUMAT, 10 MARET 2023 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berbagai aksesoris menarik dihasilkan anak-anak muda Papua, peserta pelatihan yang digelar organisasi Papua Muda Inspiratif (PMI) di gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kota Jayapura, Papua.

Organisasi binaan Badan Intelijen Negara (BIN) itu, menggandeng beberapa pelatih profesional asal Bali untuk membimbing anak muda Papua dalam membuat aksesoris.

Salah satu pelatih, Ode Krisna Bhuana mengatakan tujuan pelatihan ini adalah untuk menciptakan aksesoris yang tidak hanya menarik, namun juga berguna dan berdaya jual.


"Bagaimana membuat kerajinan ini bisa lebih dilirik oleh wisatawan. Agar ini bisa menjadi UMKM yang berguna, bangkit, dan bisa dijual dengan harga yang lebih low price tapi dengan high quality," ujar Ode Krisna dalam keterangan tertulis, Jumat (10/3).

Beberapa jenis aksesoris tersebut di antaranya kalung, anting, gelang, hingga hiasan kepala. Selain itu, pelatihan tersebut juga mengajarkan teknik memahat kepada para peserta.

Namun, Ode menegaskan bahwa materi memahat yang diajarkan berbeda dengan tradisi pahatan yang ada di Papua.

"Biasanya di Papua itu (patung) hanya satu warna. Atau dua warna putih dan hitam. Tapi kali ini kita coba buat patung (wujud) suku asli di sini, tapi dengan memakai warna yang berbeda," sebutnya.

Selain pahatan kayu, juga terdapat pahatan kulit kerang. Di mana, para peserta diajarkan memahat kerang dengan teknik grafir untuk menghasilkan motif yang indah.

"Kami ciptakan kreasi yang lebih baru, yang kira-kira apakah anak-anak muda di Papua bisa mengembangkan tradisi mereka, dikembangkan menjadi tradisi modern," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya