Berita

Kapal Induk INS Vikrant/Net

Dunia

Terinspirasi dari INS Vikrant, India Dorong Pembuatan Kapal Induk dan Jet Tempur Baru

JUMAT, 10 MARET 2023 | 12:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapal perang buatan lokal terbesar India, INS Vikrant memberikan inspirasi dan motivasi baru bagi Angkatan Laut Nasional untuk membuat kapal induk lain dan menghadirkan lebih banyak jet tempur baru.

Menurut laporan India Today pada Selasa (7/3), INS Vikrant telah resmi berlayar dengan kapasitas penuh sejak September lalu dan mengangkut 1.600 personel di dalamnya.

Beberapa jet tempur seperti MiG 29K dan jet tempur ringan buatan sendiri telah ditempatkan di kapal induk yang mampu menampung hingga 30 pesawat, 18 pesawat tempur, dan helikopter.


Vikrant, kapal perang terbesar India dengan berat mencapai 43.000 ton, memiliki kecepatan maksimum yang dirancang 28 Knot dengan daya tahan 7500 NM.

Dengan keberhasilan pembuatan INS Vikrant, Angkatan Laut India bersikeras membangun kapal induk kedua di dalam negeri, sebagai bagian dari upayanya mengantisipasi ancaman militer China di Wilayah Samudra Hindia.

Mereka berencana membuat kapal induk baru kedua dengan nama INS Vishal, yang berarti 'besar'.

Itu diharapkan menjadi kapal perang seberat 65.000 ton yang mampu menyimpan lebih banyak pesawat, tetapi masih ditunda karena keterbatasan anggaran.

Angkatan Laut memperkirakan pembuatan kapal baru akan memakan biaya lebih besar dari pembuatan INS Vikrant.

Pembuatan Vikrant menghabiskan dana hingga 20.000 kror rupee atau Rp 37,6 trillion, sementara yang baru mungkin mencapai 35.000-50.000 kror rupee atau Rp 65,9-94,2 triliun.

India juga berupaya untuk menghadirkan lebih banyak jet tempur.

Kepala Angkatan Laut Laksamana R Hari Kumar menyebut pesawat tempur berbasis dek mesin ganda akan siap 2026 mendatang.

Angkatan Laut India membutuhkan 57 pesawat untuk beroperasi di kedua kapal induk, tetapi persyaratan itu dipersingkat lebih dari setengahnya untuk mendukung pesawat dalam negeri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya