Berita

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov/Net

Dunia

Peskov: Rusia Tidak Ada Hubungannya dengan Kerusuhan Georgia yang Dipicu oleh RUU Agen Asing

JUMAT, 10 MARET 2023 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menyampaikan keprihatinannya terhadap aksi protes massal yang melanda Georgia.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (9/3), Kremlin, lewat juru bicaranya, mengatakan harapannya agar situasi kembali tenang dan aksi protes yang dipicu oleh rencana undang-undang agen asing 'yang dianggap mengingatkan pada undang-undang Rusia yang digunakan untuk membungkam kritik' bisa menemukan solusi terbaiknya.

Namun begitu, Kremlin menegaskan bahwa Rusia tidak terkait dengan rencana undang-undang tersebut.


"Ini terjadi di negara tetangga kami. Meskipun kami tidak memiliki hubungan (terkait RUU tersebut) dengan Georgia, namun keadaan di sana tidak bisa tidak menimbulkan kekhawatiran kami," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, seperti dikutip dari CNN.

Aksi protes meletus di depan gedung parlemen Georgia di Tbilisi pada Rabu sore. Massa yang telah berkumpul selama beberapa hari menunjukkan kemarahannya ketika aparat berusaha menghalau mereka agar menjauh dari gedung.  Mereka menentang RUU agen asing yang oleh parlemen diloloskan pada Selasa.

Massa Georgia menyamakan RUU itu dengan undang-undang yang disahkan di Rusia, di mana semua organisasi atau individu yang menerima dukungan keuangan dari luar negeri dapat dinyatakan sebagai "agen asing", sebuah label yang menstigmatisasi mereka dan memaksa mereka untuk tunduk pada audit.  Revisi undang-undang selanjutnya menargetkan media yang didanai asing.

RUU itu didukung oleh sebuah faksi di parlemen. Seorang sumber mengatakan, Partai Georgian Dream yang berkuasa sepenuhnya dan secara terbuka mendukung RUU tersebut dan berkampanye untuk mengadopsinya. Pada Selasa, hampir semua dengan suara bulat memilih RUU agen asing tersebut.

Peskov membantah bahwa RUU agen asing tersebut dipelopori oleh Rusia yang pada 2012 telah menerapkannya. Peskov menunjukkan bahwa Amerika Serikat adalah pelopor dalam hal undang-undang tersebut.

Pada Februari, dua versi RUU agen asing didaftarkan di parlemen Georgia - versi Georgia dan versi AS, yang sebenarnya merupakan terjemahan dari undang-undang AS tentang pendaftaran agen asing.

Menurut versi Georgia, media massa juga dapat diklasifikasikan sebagai agen asing. Inisiatif tidak berlaku untuk individu.

Sementara menurut versi AS, ini berlaku tidak hanya untuk badan hukum, tetapi juga untuk individu dan menetapkan hukuman pidana. Parlemen Georgia telah mengirimkan versi Georgia ke Komisi Venesia untuk diperiksa.

"Jika kita memahami dengan benar, salah satu versi RUU Georgia sebenarnya sangat mirip dengan undang-undang AS tentang masalah ini. Versi kedua tidak begitu mirip dengan undang-undang AS dan jauh lebih lunak. Namun, kami tidak memiliki hubungan apa pun dengan salah satu dari mereka," kata Peskov.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya