Berita

Aktivis senior yang juga jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie Massardi/Net

Politik

Undang Mantan Pimpinan KPK, Sri Mulyani Pandai Sembunyikan Masalah

KAMIS, 09 MARET 2023 | 22:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis senior Adhie Massardi mengungkapkan kegusaran koleganya Ubedillah Badrun terkait Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengundang para mantan pimpinan KPK serta pegiat antikorupsi ke kantornya.

“Habis jumpa Ubedillah Badrun yang gusar, kok beberapa temannya mau diundang SMI (Sri Mulyani Indrawati) dijadikan bedak,” kata Adhie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/3).

Dalam obrolannya itu, Adhie mengatakan bahwa Sri Mulyani mampu mengecoh para mantan pimpinan KPK dan pegiat antikorupsi sehingga mau diundang ke kantornya dengan dalih berdiskusi mencari solusi bagaimana memperbaiki Kemenkeu.


Padahal, lanjut jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini, Sri Mulyani merupakan orang yang pandai menyembunyikan masalah tak ubahnya seperti istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan kekasih Mario Dandy Satrio, Agnes Gracia.

“Saya bilang, mereka (mantan pimpinan KPK dan pegiat antikorupsi) terkecoh SMI yang pandai sembunyikan masalah di balik kutang model Ibu PC dan si tengil AG (Mario). Mustahil SMI gak tahu all kejahatan di kantornya,” demikian Adhie Massardi.

Diketahui, hari ini, Sri Mulyani mengundang sejumlah mantan pimpinan KPK dan pegiat antikorupsi, untuk berdiskusi tentang perbaikan Kemenkeu, Kamis 2 Maret 2023 lalu.

Beberapa tokoh yang hadir di antaranya mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana dan Laode Muhammad Syarif, Sosiolog UI Imam Prasodjo, Ahli Hukum Tata Negara Bivitri Susanti, dan Alissa Wahid.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya