Berita

Pekerja darurat berada di lokasi serangan rudal yang diluncurkan Rusia, di Kyiv pada Kamis, 9 Maret 2023/Net

Dunia

Rusia Luncurkan Puluhan Rudal, Enam Orang Tewas dan Jaringan Listrik Terputus di Ukraina

KAMIS, 09 MARET 2023 | 21:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Puluhan serangan udara terbaru kembali diluncurkan Rusia ke Ukraina pada Kamis (9/3), menewaskan sedikitnya enam orang, dan memotong aliran ke pembangkit listrik nuklir Zaporizhhia.

Menurut keterangan dari militer Ukraina, Rusia menembakkan sekitar 81 rudal dan delapan drone, termasuk enam rudal Kinzhal hipersonik dalam serangan utama yang menargetkan infrastuktur energinya.

Akibat kekuatan rudal yang dahsyat itu, pertahanan Ukraina tidak dapat mencegat seluruh serangan Rusia, dan hanya mampu merobohkan setidaknya 34 rudal dan empat drone bunuh diri shahed.


Serangan tersebut telah menabrakkan ke lebih dari setengah lusin daerah di Ukraina, termasuk ibu kota Kyiv, pelabuhan Laut Hitam Odesa, dan Kharkiv.

"Ini adalah serangan besar dan untuk pertama kalinya dengan begitu banyak jenis rudal musuh meluncurkan enam Kinzhals. Rasanya belum pernah sebelumnya," kata juru bicara Angkatan Udara, Yuriy Ihnat, dimuat LBC Group.

Menurut badan tenaga nuklir Ukraina, Energoatom, serangan udara terbaru kali ini telah memaksa Kyiv untuk beralih sementara ke generator diesel yang pasokannya terbatas, akibat aliran listrik mereka yang terputus.

Menanggapi serangan yang menyebabkan lumpuhnya energi, Kepala Staf Presiden Ukraina, menuliskan pesannya di Telegram, mengatakan bahwa Rusia sengaja meninggalkan mereka dengan tanpa listrik.

"Para teroris melakukan segala yang mereka bisa untuk meninggalkan kita tanpa listrik, mereka melanjutkan teror mereka terhadap orang-orang yang damai," tulis Andriy Yermak dalam pesannya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya