Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tidak Diadili Selama 21 Tahun, Tahanan Ghassan Al Sharbi Dipulangkan Kembali ke Arab Saudi

KAMIS, 09 MARET 2023 | 14:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah tidak kunjung diadili selama 21 tahun lamanya, Amerika Serikat memutuskan untuk mengembalikan tahanan Ghassan Al Sharbi ke Arab Saudi.

Pembebasan itu diumumkan oleh AS pada Rabu (8/3) yang sebelumnya menduga insinyur Saudi itu sebagai anggota Al-Qaeda yang terkait dengan serangan 11 September 2001 (9/11) di New York dan Washington D.C.

"Departemen Pertahanan hari ini mengumumkan pemulangan Ghassan Al Sharbi dari fasilitas penahanan di Teluk Guantanamo ke Kerajaan Arab Saudi," kata Pentagon, dimuat Anadolu Agency.


Dalam penjelasannya itu, Pentagon mengatakan bahwa Dewan Tinjauan Berkala (PRB) pada awal Febuari lalu memutuskan penahanan Al Sharbi tidak lagi diperlukan, karena dianggap tidak mengancam keamanan nasional AS.

Pria berusia 48 tahun itu ditangkap pada 2002 lalu di Pakistan atas tuduhan mengikuti pelatihan perakitan bom yang digunakan oleh Al Qaeda dalam serangan terornya.

Namun, hingga saat ini, Ghassan tidak pernah diadili oleh pihak berwenang AS, yang akhirnya kembali dipulangkan lagi ke negaranya setelah puluhan tahun di penjara AS sebagai tahanan.

Saat ini ada 31 tahanan yang tersisa di Teluk Guantanamo, dengan 17 di antaranya memenuhi syarat untuk dipindahkan, seperti Ghassan.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya