Berita

Hendrawan Supratikno/Ist

Politik

Temuan Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu, PDIP: Kami Terkejut

KAMIS, 09 MARET 2023 | 12:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Temuan Menko Polhukam, Mahfud MD, terkait transaksi janggal senilai Rp300 triliun di Kemenkeu, membuat anggota Komisi XI DPR RI, Hendrawan Supratikno, terkejut.

“Kami terkejut dan sangat tertarik mencermati perkembangannya,” tegas Hendrawan, kepada Kantor Berita Politik RMOL, melalui pesan singkat, Kamis (9/3).

Legislator Fraksi PDIP itu juga menambahkan, temuan Mahfud MD harus jadi momentum Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, membenahi di lingkungan yang dipimpinnya.


“Mudah-mudahan ini jadi momentum baik untuk melakukan akselerasi, bersih-bersih birokrasi, yang selama ini jadi cita-cita kita sebagai negara dan bangsa,” katanya.

Dia mengingatkan soal amanah yang terkandung pada Tap MPR RI No VI/2001, bahwa setiap pejabat harus jujur, amanah, sportif, siap melayani, berjiwa besar, serta memiliki keteladan.

“Etika kehidupan berbangsa harus terus ditegakkan. Ini amanat Tap MPR No VI tahun 2001,” tutup Hendrawan.

Seperti diketahui, Menko Polhukam, Mahfud MD, mengungkap temuan transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun di lingkungan Kemenkeu. Dan kabarnya kini tengah dilacaknya.
Hal itu disampaikan Mahfud MD dalam sebuah kegiatan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Yogyakarta, Rabu (8/3).

Menurutnya, transaksi janggal itu berbeda dengan transaksi dari rekening pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo, beserta keluarganya, sebesar Rp500 miliar.

Selain itu, Mahfud juga menemukan ada 69 pegawai di Kemenkeu memiliki harta kekayaan tidak wajar, bernilai ratusan miliar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya