Berita

Aparat keamanan Chile memasang garis kuning di lokasi kejadian di Bandara Internasional Arturo Merino Benítez/Head Topics

Dunia

Bagai Adegan Film, 10 Pria di Bandara Chili Berusaha Merampok Rp 494 Miliar dari Pesawat

KAMIS, 09 MARET 2023 | 11:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sekelompok pencuri beraksi di dalam pesawat yang mengangkut uang sebesar 32 juta dolar AS atau senilai Rp 494 miliar yang berakhir dengan baku tembak mengerikan dengan aparat.  

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGAC) mengatakan, sekitar 10 perampok yang membawa senjata berat itu menggunakan taktik yang membuatnya berhasil melewati pengecekan keamanan di dalam Bandara Internasional Arturo Merino Benítez pada Rabu (8/3).

Menurut Subsekretaris Dalam Negeri, Manuel Monsalve, perampok itu menargetkan maskapai penerbangan Latam yang mengangkut uang tunai ratusan miliar yang hendak dipindahkan ke dalam truk lapis baja untuk didistribusikan ke beberapa bank di Amerika Selatan.


"Calon perampok itu sangat terorganisir dan sangat bersenjata," kata Monsalve, dimuat FOX News pada Kamis (9/3).

Tindakan berani dari DGAC berhasil menggagalkan aksi perampokan bak film-film itu. Aksi tembak itu  menewaskan satu petugas, dan seorang tersangka.

Sembilan perampok lainnya berhasil melarikan diri. Tidak ada risiko terluka bagi penumpang dan orang-orang di bandara. Insiden itu membuat pihak DGAC akan mengevaluasi protokol keamanan di bandaranya.

"Percobaan perampokan itu tidak diragukan lagi akan membawa kita untuk merevisi proses protokol yang harus diperbaiki. Banyak hal yang harus dibenahi," kata Jorquera.

Perampokan di bandara itu bukan yang pertama kalinya terjadi di Chile. Pada 2020, perampok berhasil mencuri 15 juta dolar (Rp 231 miliar) dari sebuah gudang di bandara.

Saat ini Presiden Chile sendiri, Gabriel Boric telah menyerukan keamanan ketat kepada petugasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya