Berita

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono/RMOL

Pertahanan

Tim Gabungan Masih Cari Kapten Philip, Panglima TNI: Harus Sabar

RABU, 08 MARET 2023 | 19:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta semua pihak bersabar dalam kasus pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Sebab, dikatakan Yudo, hingga saat ini tim di lapangan masih melakukan operasi gabungan di sekitar lokasi.

"Harus sabar menyelesaikan ini. Kalau operasi militer iya (bisa langsung eksekusi), tapi ini bukan operasi militer," kata Yudo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/3).


Di sisi lain, Yudo memastikan TNI dan Polri mengerahkan prajurit khusus dan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI yang memadai.

"Saya punya prajurit berkemampuan khusus, mempunyai alutsista yang bisa menyelesaikan itu kalau harus menyelesaikan, tapi ini bukan (operasi militer), ingat ini adalah operasi penegakan hukum sehingga harus mengedepankan hukum," terangnya.

Yudo pun beralasan pihak KKB kerap berbaur dengan masyarakat setempat, jadi sangat riskan bila menggelar operasi militer dan dikhawatirkan dapat membahayakan warga sekitar.

Kapten Philip disandera tepatnya mulai dari 7 Februari 2023. Sejauh ini, pihak tim gabungan sudah menelusuri jejak Kapten Philip dengan temuan sejumlah alat bukti diantaranya, kamera, ponsel, serta peralatan pribadi lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya