Berita

Pernikahan mewah anak Jokowi, Kaesang Pangarep/Net

Politik

Banyak Pejabat Pamer Kekayaan, Ubedilah Badrun: Jokowi Tak Bisa jadi Role Model

RABU, 08 MARET 2023 | 18:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ramainya kasus penganiyaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio hingga banyaknya pejabat yang pamer harta kekayaan disebabkan oleh krisis keteladanan dari rezim Joko Widodo.

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun mengatakan, peristiwa Mario secara substantif disebabkan karena krisis keteladanan dari rezim saat ini.

"Jokowi dan keluarganya tidak layak menjadi role model di tengah krisis keteladanan. Ini problem sangat serius saat yang kemudian merusak jalannya pemerintahan dan negara. Banyak pejabat negara dan keluarganya saat ini kekayaanya mencurigakan," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/3).


Termasuk kata Ubedilah, kekayaan dua anak Presiden Jokowi dan menantunya, jika dicermati terlihat secara jelas tidak wajar. Yang lebih mirisnya kata Ubedilah, pamer kekayaan dilakukan oleh anak presiden, baik saat pernikahan dengan model kerajaan maupun dalam kehidupannya.

"Terbaru Kaesang pamer PAP dari istrinya yang diambil dari kursi pesawat kelas tinggi. Jadi terlihat keluarga Presiden juga senang pamer kekayaan," kata Ubedilah.

Dengan demikian kata Ubedilah, sebagai warga negara, dirinya meminta kepada Presiden Jokowi untuk menjelaskan kepada publik bahwa hartanya dan harta anak-anaknya, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, serta menantunya Bobby Nasution didapat dengan cara wajar.

"Gibran, Kaesang dan Bobby perlu menyampaikan kepada publik asal muasal harta dan sumber modal perusahaan mereka yang banyak itu," terang Ubedilah.

Karena kata Ubedilah, Presiden Jokowi diharapkan untuk tidak hanya mengingatkan bawahannya untuk tidak hidup mewah, tetapi juga bersedia kekayaannya dan kekayaan anaknya diumumkan. Dan bila perlu, penegak hukum tidak hanya mencurigai kekayaan pegawai pajak, tetapi juga kekayaan anak-anak presiden dan menantunya.

"Jika presiden dan anak-anaknya mau terbuka, itu baru Jokowi punya otoritas moral untuk mengingatkan bawahannya tidak hidup mewah dan tidak pamer kekayaan. Jika tidak seperti itu, jangan heran jika pada akhirnya kekayaan yang mencurigakan itu berujung pada penjara untuk anak-anak presiden dan menantunya itu," pungkas Ubedilah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya