Berita

Ketum Prima Agus Jabo Priyono (kanan)/RMOL

Politik

Soal Putusan PN Jakpus, Ketum Prima: Kenapa Kami Disalahkan?

RABU, 08 MARET 2023 | 16:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Permohonan gugatan yang dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) sepenuhnya adalahi hak Partai Prima.

Penegasan itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Prima Agus Jabo Priyono dalam diskusi Empat Pilar bertemakan ‘Memaknai Konstitusi dalam Sistem Peradilan Pemilu’, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (8/3).

Agus Jabo Priyono curhat, atas banyaknya prasangka buruk terhadap partainya yang melakukan gugatan kepada PN Jakpus soal tindakan tidak profesional KPU.


"Itu hak kita, dan kemudian permohonan kita itu diterima, apa salah kita? Itu hak kita gitu lho. Gimana caranya Prima bisa masuk pemilu 2024," tegas Agus Jabo dalam diskusi itu.

Oleh karenanya, Agus Jabo meminta agar masyarakat memahami keputusan PN Jakpus merupakan akibat dari proses panjang yang telah dilakukan Partai Prima. Namun, semua cara yang ditempuh sesuai undang-undang berujung kebuntuan.

"Terus kita mau ke mana? Ke mana kita mencari keadilan gitu lho," imbuhnya.

Dia menegaskan Partai Prima tidak bisa disalahkan atas apa yang telah diputuskan majelis hakim PN Jakpus, meskipun putusan tersebut menunda proses tahapan Pemilu 2024.

"Itu bukan urusan kami, bukan keewenangan kami. Kok kami disalahkan. Kami hanya memohonkan proposal permohonan, kami ditolak oleh hakim atau diterima itu bukan urusan kami, itu urusan pengadilan," tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya