Berita

Kepolisian Brasil/Net

Dunia

Polisi Brasil Tangkap Jaringan Penipuan 'Wolf of Wall Street' di Portugal

RABU, 08 MARET 2023 | 15:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terinspirasi dari film "The Wolf of Wall Street", jaringan kriminal yang telah menipu ribuan warga Brasil di Portugal akhirnya ditangkap.

Polisi Brasil bekerja sama dengan cabang Interpol Portugal pada Selasa (6/3) berhasil mengungkap komplotan penjahat asal yang Ceko berusaha menipu warga Brasil dari kantor operasionalnya di Lisbon.

Kepala Polisi Eric Sallum menjelaskan, bahwa jaringan itu telah membuka pusat panggilan dan mempekerjakan ratusan warga Brasil yang tinggal di Portugal untuk menghubungi orang-orang di Brasil lewat telepon dan meyakinkan mereka berinvestasi saham.


Uang para korban berakhir di rekening perusahaan sementara mereka diberitahu bahwa uangnya telah hilang di pasaran.

"Mereka didorong untuk melakukan investasi baru dengan harapan bisa membalikkan kerugian. Ternyata investasi baru juga menghasilkan kerugian, menciptakan bola salju," kata Sallum, seperti dimuat Reuters.

Menurut paparan Sallum, jaringan tersebut telah beroperasi setidaknya selama empat tahun, memengaruhi ribuan orang, dan menghasilkan jutaan reais Brasil.

Sallum mengungkap enam pemimpin jaringan ditangkap dan akan menghadapi dakwaan atas penipuan dan pencucian uang, rekening bank mereka pun ikut dibekukan dan beberapa situs web palsu telah ditutup.

Jaringan kriminal tersebut terinspirasi dengan blockbuster "The Wolf of Wall Street" tahun 2013, di mana para pekerja didorong menonton film itu dan meniru perilaku tokoh utama yang diperankan oleh Leonardo Dicaprio.

Itu nampak jelas, saat melihat moto perusahaan yang berbunyi: "pikirkan diri sendiri dan keluargamu, lupakan para korban".

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya