Berita

Pemadam kebakaran mencoba untuk memadamkan kobaran api di kamp pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh pada Minggu, 5 Maret 2023/Net

Dunia

PBB: Ribuan Pengungsi Rohingya Kehilangan Tempat Tinggal Setelah Kebakaran Kamp Bangladesh

RABU, 08 MARET 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Lebih dari 12 ribu pengungsi Rohingnya kehilangan tempat tinggal mereka setelah insiden kebakaran besar di kamp Cox's Bazar, Bangladesh akhir pekan lalu.

Hal tersebut dilaporkan oleh Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dalam sebuah pernyataan pada Senin (6/3).

UNHCR mengatakan lebih dari satu juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp di Cox's Bazar, sebagian besar melarikan diri dari penumpasan yang dipimpin militer di Myanmar pada 2017.


Pengungsi Rohingya bernama Shafiur Rahman mendesak pihak berwenang untuk menyediakan fasilitas yang lebih baik, karena dirinya dan keluarga kembali kehilangan rumah mereka setelah kebakaran.

“Rumah kami dibakar di Myanmar. Sekarang kami mengalami hal yang sama di sini,” kata Rahman, seperti dimuat Reuters.

Amnesty International juga meminta pemerintah Bangladesh untuk menyediakan akomodasi yang lebih aman bagi para pengungsi.

Akibat insiden kabakaran, lebih dari 2.000 tempat penampungan dan lebih dari 90 fasilitas termasuk rumah sakit dan pusat belajar habis dilalap api.

Komisaris Bantuan dan Repatriasi Pengungsi Mohammad Mizanur Rahman mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran untuk mengetahui apakah itu tindakan sabotase atau bukan.

Kebakaran sering terjadi di kamp yang penuh sesak tersebut. Kebakaran besar pada Maret 2021 menewaskan sedikitnya 15 pengungsi dan menghancurkan lebih dari 10.000 rumah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya