Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bersama Diaspora Korporasi, India Makin Unggul di Pasar Global

SELASA, 07 MARET 2023 | 13:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah tekanan inflasi dan potensi resesi yang dihadapi seluruh dunia, India tetap bertahan dan berhasil muncul sebagai salah satu pemain utama di pasar global.

Di bidang keuangan, bobot India dalam MSCI Emerging Markets Index yang meningkat 5 poin persentase, dibanding negara ekonomi besar seperti China yang turun 7 poin persentase.

Proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) juga menyebut bahwa India akan memberikan 15 persen pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2023, seiring dengan pertumbuhan global di atas angka yang jauh di atas rata-rata dunia.


Potensi ekonomi India cukup mengejutkan dunia, terutama setelah kesepakatan perusahaan India Air dengan perusahan AS Boeing  dan anak perusahaan Airbus Inggris baru-baru ini.

Pesanan India yang berjumlah lebih dari 500 pesawat mendapat pujian dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang menyebut kesepakatan itu bersejarah dan akan menciptakan lebih dari satu juta pekerjaan di negaranya.

Sejalan dengan Biden, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak juga menyambut baik kesepakatan untuk mendukung penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan di Inggris.

Kesepakatan India Air adalah salah satu dari banyak contoh perluasan dari perusahaan India di luar negeri dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Selama dua dekade terakhir, perusahaan India telah mengadopsi strategi globalisasi dengan mendirikan pabrik mereka di luar negeri, mengakuisisi unit yang hampir bangkrut, dan memperluas pasar di negara maju dan berkembang.

Perusahaan raksasa India yang berperan dalam strategi ekonomi tersebut di antaranya Bharat Forge, Asian Paints, Marico, Wipro, dan Aurobindo Pharma.

Selain itu, perusahaan rintisan seperti OYO, BYJU, dan Zomato berhasil mengakuisisi perusahaan di Amsterdam dan AS untuk meningkatkan operasi mereka.

Ketahanan yang ditunjukkan oleh ekonomi India dengan peningkatan tak terbatas dari perusahaannya di pasar domestik dan internasional menunjukkan keharmonisan dan sinergi antara korporasi dan negara.

Pengeluaran modal besar-besaran untuk infrastruktur oleh pemerintah menyediakan jalan bagi korporasi untuk mendukung pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri dan global.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya