Berita

Ilustrasi Polri/Net

Politik

Temuan Survei Terbaru, 89,7 Persen Masyarakat Nilai Polri Berperan Tanggulangi Covid-19

SELASA, 07 MARET 2023 | 05:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tingkat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di era pemerintahan Jokowi saat ini sangat bisa dipercaya. Demikian yang jadi temuan survei Panel Survei Indonesia (PSI) periode 21 Februari-3 Maret 2023.

Direktur Eksekutif PSI, Ahmad Loksukon mengatakan temuan PSI, sebanyak 82,8 persen responden mempersepsikan penegakan hukum di era Jokowi sangat dipercaya. Masyarakat menilai Polri memberikan rasa keadilan bagi pencari keadilan.

Sementara itu, 12,6 persen responden menilai kategori buruk dan sangat buruk serta 4,6 persen responden tidak menjawab.


Ahmad Loksukon juga mengungkapkan masyarakat menilai positif keikutsertaan Polri dalam menanggulangi wabah covid hingga pulihnya ekonomi masyarakat akibat Covid-19.

Temuan datanya, 89,7 persen responden menyatakan peran Polri sangat besar dalam penanggulangan dan pencegahan Covid-19. Sementara sebanyak 10,3 persen tidak memberikan penilaian.

"Sehingga membawa impact yang besar terhadap pulihnya kehidupan sosial ekonomi masyarakat," jelas Ahmad.

Menurut Ahmad Loksukon, kinerja Polri yang sangat dipercaya masyarakat tidak lepas dari keberhasilan Kapolri dalam memimpin institusi Polri.

Masyarakat, kata Ahmad Loksukon, melihat Kapolri memperbaiki citra kepolisian dan menguatkan soliditas internal. Termasuk, meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

Ia mengatakan, komitmen Kapolri Jendral Listyo Sigit tidak segan mencopot jajarannya yang membelot dan tidak patuh terhadap agenda perbaikan institusi juga dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

"Terhadap yang tidak mampu, tidak bisa ikut gerbong, tidak bisa ikut barisan ya silakan keluar, atau kita potong," demikian Ahmad mengulang pernyataan Kapolri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya