Berita

Menko PMK, Muhadjir Effendy, saat menghadiri prosesi pemakaman Azwar Anas, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (6/3)/Ist

Politik

Kenang Azwar Anas, Menko PMK: Almarhum Negarawan Tanpa Cacat

SENIN, 06 MARET 2023 | 16:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Duka mendalam turut dirasakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, atas meninggalnya tokoh nasional, Letjen TNI (purn) Azwar Anas pada Minggu kemarin (5/3).

Dalam pandangan Muhadjir, Azwar Anas adalah seorang negarawan sejati.

“Betul-betul sampai akhir hayat beliau hanya meninggalkan kesan yang baik. Bisa dibilang beliau adalah negarawan yang tanpa cacat," ungkapnya saat menghadiri prosesi pemakaman Azwar Anas, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (6/3).


Menurut Muhadjir, ketika masih menjabat Menko Kesra, almarhum memiliki prestasi membanggakan dan meninggalkan kinerja yang memuaskan.

"Beliau pernah menjabat di Kemenko PMK yang dulunya Kemenko Kesra di samping Kementerian Perhubungan, banyak sekali jabatan yang beliau duduki, selama karier beliau. Dan setiap tempat di mana beliau menjabat pasti meninggalkan suatu yang luar biasa, suatu yang bisa dibilang fenomenal," papar Muhadjir.

Meski memiliki banyak jabatan penting dan prestasi yang cemerlang, Azwar Anas tetap dinilai sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja sampai akhir hayatnya.

Adapun upacara pemakaman dipimpin oleh Inspektur Upacara, Kepala Badan Intelijen Negara Periode 2001-2004, Jenderal (Purn) Abdulloh Mahmud Hendropriyono, pada pukul 10.00 WIB dengan prosesi militer.

Azwar Anas yang bergelar Datuak Rajo Sulaiman wafat di usia 91 tahun. Sebelumnya, pria kelahiran Padang 2 Agustus 1931 itu sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto karena sakit.
                   
Azwar Anas memiliki rekam jejak karier yang sangat cemerlang. Dimulai dari militer menjadi Kepala Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), kemudian menjadi Gubernur Sumatera Barat periode 1977-1987 dan Menteri Perhubungan Indonesia pada Kabinet Pembangunan V (1988–1993).

Selanjutnya dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) pada Kabinet Pembangunan VI (1993-1998). Selain itu, dia juga dipercaya menjadi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dari 1991 hingga 1999.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya