Berita

Komite Palang Merah Internasional/Net

Dunia

Dua Pekerja Palang Merah Internasional Diculik di Mali Utara

SENIN, 06 MARET 2023 | 14:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi penculikan kembali terjadi di Mali, dua pekerja Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dilaporkan menghilang di wilayah utara pada Sabtu akhir pekan lalu.

ICRC mengkonfirmasi hilangnya dua anggota mereka pada Minggu (5/3) waktu setempat.

"Kami mengkonfirmasi penculikan dua rekan kami pagi ini," kata ICRC, menambahkan bahwa insiden itu terjadi antara Gao dan Kidal di utara Mali, seperti dikutip dari AFP, Senin (6/3).


Penculikan kerap terjadi di Mali, negara yang sedang berjuang melawan krisis keamanan dan politik sejak pemberontakan jihadis dan separatis pecah di bagian utara negara itu pada 2012.

Jihadis yang berafiliasi dengan Al-Qaeda dan kelompok Negara Islam telah meningkatkan operasi mereka ke Mali tengah dan dua negara tetangga, Niger dan Burkina Faso.

Ribuan warga sipil, polisi dan tentara telah tewas di seluruh wilayah, dan lebih dari dua juta telah meninggalkan rumah mereka.

ICRC, yang telah berada di negara itu selama 32 tahun, menegaskan kembali bahwa mereka netral, independen dan tidak memihak. Mereka juga telah meminta agar tidak ada spekulasi yang dibuat tentang insiden tersebut agar tidak menghalangi penyelesaiannya.

"ICRC menyesalkan (insiden itu) dan menuntut pembebasan kolaboratornya," kata Aminata Alassane, humas ICRC.

Direktur operasi ICRC yang baru-baru ini ditunjuk, Martin Schuepp, mengunjungi Mali tahun lalu, mengatakan bahwa kejahatan merajalela di negara itu, yang menimbulkan tantangan keamanan bagi kelompok yang dipimpinnya.

"Terlepas dari semua itu, kami melakukan segala yang kami bisa untuk menjangkau mereka yang dalam kesulitan, termasuk di daerah terpencil di negara ini," kata Schuepp.

Mali diperintah oleh junta yang tahun lalu memaksa Prancis untuk menarik pasukan yang ditempatkan di sana satu dekade lalu dalam misi anti-jihadis.

Dengan tidak adanya pasukan Prancis, junta telah membawa kelompok Wagner Rusia untuk meningkatkan pasukan pemerintah.

Bulan lalu, Uni Eropa memberikan sanksi kepada kepala pasukan Wagner di Mali, dengan mengatakan mereka telah terlibat dalam tindakan kekerasan dan berbagai pelanggaran hak asasi manusia, termasuk pembunuhan di luar hukum.

Dengan kontrol pemerintah yang lemah di beberapa bagian negara, penculikan menjadi hal biasa, dengan motif mulai dari permintaan tebusan hingga tindakan pembalasan.

Februari lalu, seorang dokter Organisasi Kesehatan Dunia yang diculik di Mali pada akhir Januari dibebaskan.

Kembali ke bulan Mei tahun lalu, orang-orang bersenjata menculik tiga orang Italia dan seorang warga negara Togo di wilayah tenggara negara itu.

Di Burkina Faso, seorang biarawati Amerika diculik oleh para jihadis April lalu hingga akhirnya dibebaskan pada Agustus.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya