Berita

Peta Ladang minyak raksasa di Laut Timor, Greater Sunrise yang lokasinya jauh lebih dekat dengan Timor Leste Dibandingkan Australia/Net

Dunia

Tahu Akal Bulus Australia, Timor Leste Tidak akan Lepas Greater Sunrise

SENIN, 06 MARET 2023 | 11:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ladang minyak raksasa di Laut Timor atau biasa disebut Greater Sunrise terus menjadi pemantik ketegangan maritim antara Timor Leste dan Australia.

Penetapan batas laut yang sah dan pengelolaan penuh atas Greater Sunrise akan terus diperjuangkan oleh Timor Leste, negara kecil yang memisahkan diri dari Indonesia pada 1999.

Mantan Presiden Timor Leste, sekaligus pejuang separatis negara itu, Xanana Gusmao, tak akan pernah membiarkan Australia terus menguasai Greater Sunrise.


"Sekarang kami harus bekerja keras untuk membawa saluran pipa ke sini, dan selama saya masih hidup, saya tidak akan melepaskannya ke Australia," tegasnya, seperti dimuat The Oekusi Post pada Sabtu (4/3).

Xanana menambahkan, bahwa sejak masa perlawanan ia telah mengetahui keserakahan Australia akan minyak dan gas di Laut Timor.

Ia merujuk pada kesepakatan kerjasama yang Australia dan Indonesia tandatangani pada Desember 1989 untuk mengeksploitasi sumber daya di Celah Timor.

"Australia mengeksploitasi sumber daya mineral lepas pantai Timor-Leste secara ilegal dengan secara sepihak mengakui integrasi 'de facto' wilayah (orang Timor) ke dalam Indonesia," jelasnya.

Timor-Leste memiliki 56,56 persen saham di Greater Sunrise yang berlokasi di 150 kilometer dari Timor-Leste dan 450 kilometer dari kota Darwin, Australia.

Sementara perusahaan minyak Australia Woodside memiliki 33,44 persen dan Osaka Gas Jepang memegang 10 persen sisanya.

Diskusi pemanfaatan sumber daya Greater Sunrise, yang diperkirakan bernilai 50 miliar dolar AS atau Rp 764,8 triliun itu dihidupkan kembali setelah sengketa perbatasan laut antara Timor-Leste dan Australia diselesaikan dengan sebuah perjanjian pada 2018.

Menurut Timor Leste, kontrak bagi hasil yang ditetapkan oleh perjanjian itu masih harus diselesaikan.

Perusahaan milik negara yang ditugasi mengembangkan sumber daya minyak dan gas Timor-Leste, Timor Gap, mengatakan Timor-Leste berhak atas setidaknya 70 persen dari royalti Greater Sunrise.

Presiden Timor Leste saat ini, Jose Ramos-Horta mengatakan bahwa negaranya bisa menjadi Dubai atau Singapura berikutnya jika raksasa sumber daya Australia Woodside setuju untuk menyalurkan gasnya untuk diproses.

Politisi Timor-Leste baru-baru ini juga mengeraskan pendirian mereka tentang di mana gas Greater Sunrise harus diproses, dengan mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi negara akan berkembang pesat dengan proyek gas sebesar itu.

Sejalan dengan itu, Dana Moneter Internasional (IMF) juga telah memperingatkan, bahwa Timor-Leste berpotensi menghadapi “jurang fiskal” jika Greater Sunrise tidak segera dikembangkan.

Sementara itu, Australia masih belum merubah pendiriannya untuk melepas pengelolaan Greater Sunrise ke Timor Leste.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya