Berita

Bendera Uni Eropa dan Maroko/Net

Dunia

Bagi Uni Eropa, Maroko adalah Pilar Stabilitas Kawasan

SENIN, 06 MARET 2023 | 09:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemitraan antara Maroko dan Uni Eropa sangat penting untuk dijaga. Lantaran bagi blok tersebut, Maroko merupakan negara unggulan dan pilar stabilitas untuk kawasan.

Begitu yang dikatakan oleh Komisioner Eropa untuk Lingkungan, Oliver Varhelyi dalam konferensi pers usai melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita di Rabat pada Kamis (2/3).

Varhelyi mengatakan, tidak mudah untuk menemukan mitra yang stabil seperti Maroko.


"Dengan semua komitmen kami, kami benar-benar mengubah sifat dan kedalaman kerja sama kami," ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi pada Senin (6/3).

Kunjungan Varhelyi ke Maroko ditujukan untuk menandatangani lima program kerja sama senilai 5,5 miliar dirham untuk proyek reformasi di kerajaan.

Menurut Varhelyi, Maroko menjadi penerima manfaat utama untuk program Uni Eropa tersebut di seluruh kawasan. Adapun dukungan keuangan ini mencakup aspek sosial, ekonomi, pertanian, air, dan energi.

"Kerajaan memiliki potensi untuk menjadi sumber energi tidak hanya untuk kawasan tetapi juga untuk Eropa. Pasar Eropa siap menerima energi dari Maroko," tambah Varhelyi.

Di samping itu, dia juga menekankan pentingnya bidang kerja sama lain antara Maroko dan Uni Eropa, termasuk migrasi dan perang melawan jaringan kriminal.

Tidak hanya itu, terkait dengan dimulai kembalinya hubungan dengan Israel, Varhelyi menyatakan kesediaan Uni Eropa untuk membangun kerja sama trilateral.

Selain bertemu dengan Bourita, Varhelyi juga menggelar pembicaraan dengan Kepala Pemerintahan. Keduanya membahas dinamika hubungan Maroko  dan Komisi Eropa selama tiga tahun terakhir.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya