Berita

Ketum Partai Nasdem Surya Paloh di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/3)/RMOL

Politik

Usai Temui Prabowo, Surya Paloh Harap Tidak Ada Fitnah dan Adu Domba

MINGGU, 05 MARET 2023 | 23:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai menemui Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Partai Nasdem Surya Paloh berharap agar tidak ada fitnah dan adu domba menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Penekanan itu disampaikan oleh Surya Paloh saat konferensi pers bersama Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/3).

"Kami berjanji mudah-mudahan, kami terjauhkan dari semangat untuk saling menyalahkan, apalagi memfitnah, mengadudomda satu sama lain, kami mau berdamai, dengan kondisi keadaan apapun, untuk membangun Indonesia yang kita cintai," ujar Surya Paloh.


Awalnya, Surya Paloh mengatakan bahwa persahabatan dengan Prabowo sudah terjalin hampir 40 tahun. Surya Paloh pun menilai, dirinya dan Prabowo banyak mengambil referensi jam terbang pengalaman masing-masing.

"Dalam konteks ini ah, kami tadi berbagi, dalam suasana keakraban, persahabatan. Tentu bagi saya suatu kehormatan, bisa dijamu di tempat yang begini luar biasa indah, nyaman, tenang, dan damai," kata Surya Paloh.

Paloh pun mengaku terkejut dan kagum pada saat baru tiba di kediaman Prabowo tersebut. Di mana, rombongan Partai Nasdem disambut dengan marching band yang membawakan lagu mars Partai Nasdem.

"Ini benar-benar Mas Bowo begitu detail mempersiapkannya. Menggugah perasaan hati kita semua dan kader-kader Nasdem di seluruh persada tanah air ini, ikut merasa bangga di tempat kehadiran peristirahatan dan rumah Mas Bowo," terang Paloh.

Pertemuan tersebut kata Paloh, bertujuan untuk memperkuat suatu ikatan hubungan batiniah. Di mana, pada pertemuan itu, Paloh dan Prabowo bertukar pikiran dan informasi bersama dalam situasi saat ini yang ada di tengah-tengah kehidupan kebangsaan.

Paloh menyadari bahwa hubungan yang dibangun dengan Prabowo harus bisa terjaga. Tujuannya, tidak hanya memberikan benefit kedua parpol ini, tapi ada kepentingan yang lebih besar. Salah satunya, menjaga spirit semangat kebangsaan, nasionalisme, dan membangun kesadaran publik.

"Dalam berbagi rasa yang membangun kedewasaan berpolitik, tidak kalah pentingnya daripada hubungan komunikasi yang kami perankan untuk memberikan kontribusi, pikiran-pikiran kami berdua di tengah-tengah masyarakat," jelas Paloh.

Selain itu, Paloh mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut terjadi kesepakatan agar Pemilu 2024 mendatang harus berjalan dengan damai, tenang, dan berharap rasa spirit partisipasi publik lebih kuat.

"Ini yang harus diperankan, oleh seluruh, baik tidak hanya penyelenggara pemilu dan pemerintah, tapi seluruh institusi partai-partai politik, dan seluruh elemen dan komponen masyarakat," pungkas Paloh.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya