Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jet Pribadi Alami Turbulensi Parah, Satu Penumpang Meninggal

MINGGU, 05 MARET 2023 | 08:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang penumpang jet eksekutif Bombardier dilaporkan meninggal dunia setelah pesawat yang ditumpangi mengalami turbulensi parah di atas New England, Amerika Serikat.

Insiden ini membuat pesawat terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Bradley di Connecticut pada Jumat sore (3/3) waktu setempat.

Menurut jurubicara Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB), Sarah Sulick, ketika kejadian, pesawat diisi oleh lima orang. Mereka melakukan perjalanan dari Keene, New Hampshire, ke Leesburg, Virginia.


Database Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menunjukkan, jet tersebut dimiliki oleh Conexon, sebuah perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Kansas City, Missouri.

Penyelidik NTSB sedang mewawancarai dua anggota awak dan penumpang yang selamat. Sementara suara kokpit jet dan perekam data dikirim ke markas NTSB untuk dianalisis.

Turbulensi, yaitu udara yang tidak stabil di atmosfer, kerap menjadi penyebab cedera bagi penumpang pesawat meskipun keselamatan penerbangan telah ditingkatkan selama bertahun-tahun.

Awal pekan ini, tujuh orang terluka cukup parah dan dibawa ke rumah sakit setelah Lufthansa Airbus A330 mengalami turbulensi saat terbang dari Texas ke Jerman. Pesawat dialihkan ke Bandara Internasional Washington Dulles Virginia.

NTSB mencatat, turbulensi menyumbang lebih dari sepertiga kecelakaan pada maskapai komersial besar antara 2009 dan 2018.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya