Berita

Jerry Massie/Net

Politik

Putusan Tunda Pemilu, Siapa Penunggang Gelap?

SABTU, 04 MARET 2023 | 09:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gugatan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) dimenangkan PN Jakarta Pusat. Hasilnya, proses Pemilu ditunda. Publik pun bertanya terkait siapa di belakang keputusan itu.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, membaca, putusan PN Jakpus atas gugatan Prima memang tidak wajar, agak aneh jika sengketa Pemilu sampai di pengadilan perdata.

"Lucunya, PN Jakpus memutuskan Pemilu ditunda. Apa murni gugatan, atau ada penunggang gelap di baliknya?" Jerry balik bertanya, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/3).


Doktor ilmu komunikasi politik lulusan America Global University itu sependapat dengan banyak pakar hukum tata negara, bahwa PN Jakpus sudah melampaui kewenangannya.

"Menurut saya, hakim harus tahu apa itu hak, wewenang dan kewajiban," tegasnya.

Jerry memandang putusan PN Jakpus itu sudah seharusnya dilawan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus banding. Jika dilihat dari materiil perkara yang diajukan, yaitu soal hasil verifikasi administrasi keanggotaan Prima di 22 provinsi, sesungguhnya itu tidak tepat diajukan ke PN Jakpus.

"Kalau partai tak lengkap Sipol, kantor, dan pengurus, maka KPU punya hak menolak. Sama seperti Partai Republikku, lantaran telat memasukan data atau kelengkapan administrasi pada 2022 lalu," tuturnya.

"Menunda Pemilu itu bukan wewenang hakim PN," pungkas Jerry.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya