Berita

Jet F-16/Net

Dunia

Lindungi Taiwan, AS Setujui Paket Rudal F-16 Senilai Rp 9,4 Triliun

JUMAT, 03 MARET 2023 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat telah menyetujui paket penjualan hingga 619 juta dolar AS (sekittar 9,4 triliun rupiah)untuk peralatan dan amunisi yang berkaitan dengan jet F-16 untuk Taiwan.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Jeff Liu pada Kamis (2/3) waktu setempat.

"Penjualan tersebut sangat disambut baik," kata juru bicara Kemenlu Taiwan Jeff Liu.


"Kementerian luar negeri berterima kasih kepada AS karena memenuhi janjinya dalam Undang-Undang Hubungan Taiwan dan enam jaminan,” ujarnya.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS mengatakan, paket tersebut akan menyediakan 100 rudal anti-radiasi kecepatan tinggi (HARM) AGM-88B, 23 rudal pelatihan HARM, 200 rudal udara-ke-udara jarak menengah lanjutan (AMRAAM) AIM-120C-8, empat AIM-120C-8 Sistem panduan AMRAAM dan 26 peluncur multiguna LAU-129.

"Amunisi dan peralatan lain dalam paket termasuk peluncur rudal LAU-118A dengan komputer antarmuka peluncur pesawat, wadah rudal HARM, bagian dan wadah kontrol AIM-120, rudal pelatihan udara tawanan AIM-120C, rudal pelatihan udara dummy, integrasi dan dukungan uji dan peralatan, dan elemen pendukung logistik dan program terkait lainnya," tambahnya.

Kontraktor utama rudal tersebut adalah Raytheon Technologies Corp dan Lockheed Martin Corp.

Liu mengatakan bahwa ini adalah penjualan militer pertama yang diumumkan tahun ini oleh pemerintahan Presiden AS Joe Biden dan yang kedelapan dalam masa jabatannya.

"AS terus menormalkan penjualan senjata ke Taiwan, membantu negara itu mendapatkan peralatan pertahanan tepat waktu dan meningkatkan kemampuan tempur," katanya.

"Dalam menghadapi ekspansi militer China, Taiwan akan terus meningkatkan kemampuan pertahanan diri dan memperdalam hubungan keamanannya dengan AS," demikian Liu.

Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan menyatakan terima kasih yang tulus kepada AS karena telah menyetujui penjualan tersebut.

"Departemen Luar Negeri AS memberi tahu Kongres AS bahwa mereka telah menyetujui penjualan tersebut, yang kemungkinan akan memberikan suara di Kongres dalam waktu satu bulan," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Kementerian juga mengatakan bahwa angkatan udara telah menyelesaikan penilaian kemampuan tempur dengan rudal AGM-88B dan AIM-120C-8, yang mampu lebih memperkuat kemampuan pertahanan yang melindungi wilayah udara Taiwan.

"Taiwan mempersiapkan perang, tetapi tidak meminta perang, dan bertekad untuk meningkatkan kemampuan pertahanan diri," katanya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya