Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kirim Teknologi Penerbangan ke Rusia, Dua Warga AS Digrebek FBI

JUMAT, 03 MARET 2023 | 06:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua pria AS ditangkap di Kansas City atas tuduhan terkait skema yang dilakukan bertahun-tahun untuk mengekspor teknologi penerbangan AS secara ilegal ke Rusia.

Pejabat Departemen Perdagangan AS Matthew Axelrod, pada Kamis (2/3) mengatakan apa yang dilakukan dua pria itu telah melanggar kontrol ekspor AS.

Penangkapan tersangka, Cyril Gregory Buyanovsky dan Douglas Robertson, dilakukan pada Senin. Keduanya diduga menjual peralatan avionik canggih ke perusahaan Rusia yang melayani pesawat buatan Rusia.


Menurut surat dakwaan, keduanya berkonspirasi, mengekspor barang-barang yang dikendalikan tanpa lisensi yang diperlukan, memalsukan pengajuan ekspor, dan menyelundupkan barang secara ilegal.

Para terdakwa diketahui memiliki dan mengoperasikan KanRus Trading Company, yang memasok peralatan avionik Barat ke perusahaan Rusia dan menyediakan layanan perbaikan untuk peralatan yang digunakan di pesawat buatan Rusia.

Dikutip dari Reuters, kedua pria tersebut diduga bersekongkol untuk menghindari undang-undang ekspor AS dengan mengirimkan barang melalui negara pihak ketiga.

AS dan sekutunya meluncurkan sanksi kepada Rusia atas invasinya ke Ukraina. Sanksi tersebut berupa membatasi akses Rusia ke teknologi dan barang lain yang dapat mendukung mesin perangnya.

Pembatasan itu juga menargetkan sektor pertahanan, kedirgantaraan, dan maritim Rusia, dan diperluas untuk mencakup sektor penyulingan minyak, industri, dan komersial Rusia, serta barang-barang mewah.

Axelrod mengungkapkan penangkapan dua pria itu di acara American Bar Association di Miami, Florida.

Dia tidak memberikan perincian tentang penangkapan tersebut, tetapi mengatakan Departemen Perdagangan bekerja sama dengan FBI dan jaksa penuntut Departemen Kehakiman.

Tuduhan lebih lanjut menunjukkan bahwa pada Februari 2022, para terdakwa berusaha mengekspor avionik ke Rusia, tetapi otoritas AS menahan pengiriman tersebut, dan Departemen Perdagangan AS memberi tahu para tersangka bahwa lisensi diperlukan untuk mengekspor peralatan ke Rusia.

Jika terbukti bersalah, mereka menghadapi hukuman maksimal 20 tahun penjara untuk setiap dakwaan mengekspor barang yang dikendalikan tanpa izin, serta hukuman 10 tahun penjara untuk setiap tuduhan penyelundupan, dan lima tahun penjara untuk setiap tuduhan konspirasi dan memalsukan informasi ekspor.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya