Berita

Kanselir Jerman Olaf Scholz/Net

Dunia

Tak Ada Tanda Rusia Akhiri Perang, Kanselir Jerman Terus Kirim Senjata ke Ukraina

JUMAT, 03 MARET 2023 | 02:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rusia tidak menunjukkan adanya tanda-tanda ingin berdamai dan mengakhiri perang dengan Ukraina.

Hal tersebut disampaikan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Kamis (2/3), sambil mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki ambisi imperialis.

“Apakah Putin bahkan siap untuk menghormati prinsip-prinsip internasional, dan merundingkan perdamaian yang adil? Saat ini tidak ada tanda-tanda hal itu terjadi,” kata Scholz kepada anggota parlemen, yang dimuat Yeni Safak.


“Sebaliknya, Putin (malah) mengancam kami dengan berbagai langkah, yang terakhir dengan mengatakan bahwa dia menangguhkan perjanjian nuklir START Baru dengan AS,” tambah Scholz.

Dalam penjelasannya itu, Scholz mengatakan bahwa tujuan Putin saat ini bukan untuk berdamai, melainkan mencaplok seluruh wilayah Ukraina.

Untuk itu, Scholz menggarisbawahi bahwa, Berlin akan terus mengirimkan senjatanya ke Ukraina, sehingga negara itu dapat mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya.

“Perdamaian tidak berarti tunduk pada kekuatan tetangga yang lebih besar. Jika Ukraina tidak mempertahankan diri, tidak akan ada perdamaian. Itu akan menjadi akhir dari Ukraina,” ujarnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya