Berita

Ilustrasi/Net

Global

Ratusan Siswi Alami Keracunan Misterius, Iran Bentuk Komite Khusus

KAMIS, 02 MARET 2023 | 08:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Teka-teki mengenai penyebab keracunan misterius yang dialami ratusan siswi di beberapa kota di Iran masih belum terpecahkan.

Dalam tiga bulan terakhir, publik Iran dibuat geram sekaligus bingung dengan banyaknya siswi yang mengalami keracunan.

Fenomena keracunan ini berawal sejak akhir November tahun lalu di Kota Qom. Sekitar 50 siswi tiba-tiba jatuh sakit dan dilarikan ke rumah sakit. Insiden serupa kemudian terjadi di beberapa sekolah lain di Qom, Borujerd, dan Ardebi.


Dimuat Al Jazeera, sejauh ini keracunan pada siswi telah tercatat di 15 kota. Belum diketahui berapa banyak siswi yang sakit, tetapi diperkirakan jumlahnya mencapai ratusan.

Menurut keterangan siswi, mereka mencium bau aneh sebelum jatuh sakit. Baunya menyengat, seperti jeruk keprok busuk. Beberapa media lokal juga menyebut terdapat benda-benda aneh yang dilemparkan ke halaman sekolah.

Keracunan yang dialami siswi meliputi sakit kepala dan mual. Ada juga beberapa siswi yang mengalami kelumpuhan sementara. Bahkan terdapat laporan seorang siswi di Qom meninggal dunia.

Pemerintah sendiri telah meremehkan insiden keracunan tersebut. Namun pada awal pekan ini, Wakil Menteri Kesehatan Younes Panahi mengonfirmasi insiden keracunan tersebut disengaja. Ia mengatakan ada pihak-pihak yang berusaha menghentikan anak perempuan pergi ke sekolah.

Panahi juga mengatakan keracunan disebabkan oleh bahan kimia yang tersebar di pasaran.

Kendati demikian, sejauh ini belum diketahui siapa yang menjadi dalang di balik insiden keracunan ini.

Presiden Ebrahim Raisi telah membentuk komite untuk menyelidiki kasus ini.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya