Berita

Petugas dari Disdukcapil Kabupaten Bandung melakukan pendataan NIK warga binaan/Ist

Nusantara

Jelang Pemilu 2024, Warga Binaan Lapas Narkotika Bandung Mulai Didata

RABU, 01 MARET 2023 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebagai pemenuhan hak demokrasi warga binaan pemasyarakatan, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung, melaksanakan perekaman Data Biometrik, Rabu (1/3).

Kepala Lapas Narkotika Bandung, Gumilar Budirahayu mengatakan Lapas Narkotika Bandung melakukan perekaman data biometrik bagi warga lapas untuk mempersiapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024.

"Langkah yang dilakukan dengan sinkronisasi data melalui perekaman e- KTP. Tercatat jumlah WBP yang mengikuti perekaman sebanyak 127 orang," ujar Gumilar dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Gumilar mengatakan, kepemilikan KTP eletronik sangat penting sebagai identitas diri dan syarat administrasi.

Kata dia, perekaman dan sinkroniasi data NIK dilakukan mengingat banyaknya warga binaan Lapas Narkotika Bandung belum memiliki KTP-el dan juga perlu adanya penyesuaian data di sistem guna mempermudah mendapat pelayanan seperti salah satunya BPJS dan mendapatkan hak pilih pada Pemilu 2024.

“Selain itu, banyak juga data NIK dan data diri yang perlu disesuaikan dengan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) yang pihaknya pergunakan,” demikian Gumilar.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya