Berita

Yayasan Padi Indonesia Jaya (YPIJ) dan One Kecamatan One Centre Entrepreneurship alias OK OCE Super Jaya Sakti memberikan pelatihan wirausaha bagi masyarakat di kawasan Temanggung, Jawa Tengah/Ist

Politik

Maksimalkan Komoditas Lokal Temanggung, YPIJ Gelar Pelatihan Wirausaha untuk Warga

RABU, 01 MARET 2023 | 20:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Yayasan Padi Indonesia Jaya (YPIJ) dan One Kecamatan One Centre Entrepreneurship alias OK OCE Super Jaya Sakti memberikan pelatihan wirausaha bagi masyarakat di kawasan Temanggung, Jawa Tengah. Perlatihan itu, berupa cara membuat minuman kesehatan dan kecantikan berbahan herbal.

Ketua YPIJ Eprilia Tri Arum Taurusia mengatakan, pelatihan ini terinspirasi dari semangat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang ingin menciptakan 4,4 juta lapangan kerja di 2024 di sektor ekonomi kreatif.

Karena itu, kata dia, YPIJ hadir memberikan keahlian kepada masyarakat, sehingga tercipta peluang usaha yang akhirnya bisa membangkitkan ekonomi rakyat dan membantu meningkatkan penghasilan keluarga.


"Alhamdulillah ratusan warga Temanggung dan beberapa tokoh masyarakat antusias mengikuti pelatihan wirausaha yang diseleggarakan YPIJ bersama OK OCE Super Jaya Sakti," ujar Eprilia dalam keterangan tertulis, Rabu (1/3).

Eprilia yang merupakan calon legislatif DPR RI dari PKS ini mengatakan, pelatihan ini sengaja menggunakan bahan baku lokal yang merupakan komoditas utama Temanggung. Seperti kopi, jahe, kapulaga, sereh, gula aren, daun secang, daun salam, dan daun pandan.

Sambungnya, diharapkan dampak pelatihan kewirausahaan ini tidak hanya dirasakan peserta tetapi juga para petani penyedia bahan baku.

"Pemberian keahlian ini kami harap bisa menciptakan peluang usaha bagi masyarakat yang akhirnya bisa membangkitkan ekonomi rakyat setempat," kata Eprilia.

Tak hanya memberikan pelatihan, kata dia lagi, YPIJ dan OK OCE Super Jaya Sakti juga berkomitmen untuk mendampingi masyarakat yang hendak membuka usaha. Mulai dari mengurus perijinan, legalitas, hingga pemasaran.

"Kami juga akan kawal jika ada yang berniat buka usaha apapun dari perijinan legalitas, hingga pemasarannya. Kami hadir semangat niat berbuat untuk ibadah bangkitkan ekonomi masyarakat untuk gapai hidup lebih bermakna," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya