Berita

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos/Repro

Politik

Tinggal 11 Hari, KPU: Progres Coklit Data Pemilih Sudah di Atas 75 Persen

RABU, 01 MARET 2023 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Progres pelaksanaan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih sudah hampir selesai. Bahkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim kerja panitia pendaftaran pemilih (Pantarlih) yang tersisa 11 hari lagi ini sudah cukup maksimal.

Hal tersebut disampaikan anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, dalam diskusi Koalisi Pewarta Pemilu (KPP) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI bertajuk “Menelisik Kendala dan Solusi Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2024”, di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (1/3).

“Beberapa daerah sudah ada yang 70-80 persen di lapangan. Di sisa waktu sampai tanggal 14 Maret insyaAllah selesai,” ujar Betty dalam pemaparannya.


Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI ini menerangkan, pelaksanaan coklit data pemilih telah diselenggarakan sejak 12 Februari hingga 14 Maret 2023 mendatang, dan telah dikerjakan pantarlih secara maksimal.

“Masa kerja Pantarlih 2 bulan. Satu bulan coklit satu bulan lagi untuk mengecek kalau diperlukan, masih bisa kroscek kerja coklit di lapangan,” ucapnya.

Selain itu, kerja pantarlih selama kurun waktu 2 bulan juga untuk membantu Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam menyusun draf Daftar Pemilih Sementara (DPS) atas kerja-kerja coklit di lapangan.

Lebih lanjut, mantan anggota KPU DKI Jakarta ini juga memastikan pantarlih juga berkoordinasi dengan PPS, KPU tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga pusat dalam hal perkembangan coklit data pemilih.

Dalam hal progres pendataan pemilih, Betty juga memastikan KPU punya instrumen digital untuk mempermudah koordinasi pantarlih hingga jenjang teratas, yaitu melalui aplikasi e-Coklit.

“Jadi ini berjenjang (proses pembaharuan datanya). Kami setiap 10 hari ditingkatan PPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi hingga KPU RI bisa mengkroscek kerja-kerjanya lewat e-Coklit,” demikian Betty. 

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya