Berita

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata/RMOL

Politik

Pemilu Terbuka Bikin Partai Pragmatis, Alexander Marwata: Nasib Kader Berprestasi Hanya jadi Tim Sukses

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 22:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perdebatan sistem pemilu terbuka maupun pemilu tertutup menjadi turut menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata.

Alex menilai, sistem pemilu terbuka akan membuat partai menjadi pragmatis dengan mengusung artis. Akibatnya, kader yang berprestasi hanya akan menjadi tim sukses bagi calon yang punya modal.

Hal itu disampaikan Alex saat memberikan pembekalan antikorupsi terhadap jajaran pengurus dan kader Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dalam acara Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2023 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2).


"Kalau saya bilang, kalau terbuka milih orang, akhirnya yang terjadi apa? Partai pragmatis. Angkat aja artis, terkenal. Pasti juga mudah untuk mendapatkan suara," ujar Alex di hadapan Ketua Umum PKN I Gede Pasek Suardika dan jajarannya.

Dampaknya, kata Alex, para kader partai karirnya akan buntu dan hanya menjadi tim sukses para calon yang mempunyai modal.

"Jadi tim sukses saja, jadi jurkam doang. Sekuat apapun bapak ibu itu menunjukkan kinerja yang baik di partai, kalau nggak punya modal belum tentu terpilih," kata nya.

Pernyataan Alex itu bukan tanpa alasan. Dia memberikan contoh di suatu daerah ada calon kepala daerah yang berlatar belakang jenderal yang kalah dengan calon yang berlatar belakang penari lenong.

"Itu fakta. Artinya apa, masyarakat cenderung akan memilih orang yang sering dia lihat di TV, ya sering bermasyarakat, itu yang dia pilih. Nanti kalau sudah jadi wakil, dia nggak peduli mau kerja apa," demikian Alex.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya