Berita

Abby Choi/Net

Dunia

Hadir di Pengadilan, Empat Tersangka Pembunuh Abby Choi Berusaha Mengecoh Aparat dan Tidak Kooperatif

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 13:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus pembunuhan sadis model cantik asal Hong Kong, Abby Choi, memasuki babak baru setelah empat tersangka yang diduga berperan dalam kematiannya hadir di Pengadilan Kota Kowloon pada Senin pagi (27/2) waktu setempat.

Mereka yang hadir di pengadilan adalah mantan suami Choi, Alex Kwong, beserta ayahnya, Kwong Kau, ibunya, Jenny Li, dan kakak laki-laki Kwong yaitu Anthony Kwong.

Tiga tersangka didakwa dengan pembunuhan, sementara Jenny, sang ibu, didakwa pasal merintangi penyidikan karena menghancurkan barang bukti.


Rincian pembunuhan yang mengerikan telah muncul sejak Jumat, ketika polisi menemukan jenazah model berusia 28 tahun itu di sebuah rumah di Desa Lung Mei di Tai Po.

Inspektur polisi Alan Chung mengungkapkan, selain potongan tubuh Choi, ditemukan juga peralatan yang digunakan untuk membunuh Choi seperti gergaji listrik, penggiling daging, jas hujan, dan sarung tangan di rumah tersebut.

“Rumah itu baru disewa beberapa minggu yang lalu. Tidak banyak perabotan, juga tidak ada tempat tidur. Diyakini bahwa rumah itu memang disewa untuk (tujuan) pembunuhan itu,” kata Chung, seperti dikutip dari HKFP, Selasa (28/2).

Barang-barang pribadi Choi, termasuk kartu kredit dan kartu identitasnya, juga ditemukan di rumah tersebut. Dia dilaporkan hilang pekan lalu, tepatnya pada Selasa tengah malam, tetapi ada juga laporan yang menyebut Rabu dini hari.

Pada Minggu, polisi mengatakan bahwa kepala Choi ditemukan di dalam panci stainless steel, yang juga berisi tulang rusuk dan rambut. Isi panci, yang ditemukan di dalam rumah kemudian dibawa ke kamar mayat untuk diuji.

"Ada sayuran sop seperti lobak hijau dan wortel di dalam panci, bercampur dengan potongan tubuh,"  tambah Chung.

Polisi mengatakan perselisihan keuangan antara korban dan keluarga mantan suaminya diyakini menjadi motif pembunuhan tersebut.

Kabar menyebutkan, keluarga tersebut tidak senang dengan rencana Choi yang ingin menjual properti mewah tempat mereka tinggal di Kadoorie Hill, Ho Man Tin. Properti itu diketahui dibeli oleh oleh Choi pada 2019, tetapi didaftarkan atas nama ayah mertuanya.

Polisi menangkap ayah, ibu, dan saudara laki-laki mantan suami Choi pada dini hari Sabtu pekan lalu, sementara mantan suaminya ditangkap di sebuah dermaga di Tung Chung pada Sabtu sore.

Diyakini bahwa Kwong berusaha melarikan diri dari Hong Kong dengan perahu.

Chung mengatakan pada Minggu malam bahwa para tahanan sampai saat ini, sangat tidak kooperatif, sehingga membuat penyelidikan menjadi sulit.

"Mereka telah berbohong dalam upaya untuk mengecoh petugas," katanya.

Pengadilan Magistrat Kota Kowloon menolak jaminan keempat terdakwa dan kasus mereka ditunda hingga 8 Mei.

Polisi juga dilaporkan telah menangkap seorang lagi, yaitu wanita berusia 47 tahun yang diduga adalah simpanan ayah mantan suami Choi di Tsim Sha Tsui karena dicurigai membantu para tersangka.

Wanita itu dilaporkan membantu menyembunyikan mantan suami Choi sebelum berusaha melarikan diri dari Hong Kong. Choi bersembunyi selama polisi mencari keberadaannya.

Setelah bercerai dengan Kwong, Choi menikah lagi. Dari Kwong, Choi memiliki dua putra berusia 10 dan tiga tahun. Dari suaminya sekarang, Chris Tam, Choi memiliki dua puteri berusia delapan dan enam tahun.

Seorang sahabat Choi mengatakan, sejauh ini, Choi dan suaminya yang sekarang berhubungan baik dengan Kwong.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya