Berita

Jurubicara PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus/RMOL

Politik

Bisa Jagokan Capres Sendiri, PDIP Ternyata Ajak Partai Lain Hadapi Pilpres 2024

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 19:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Syarat presidential threshold 20 persen yang disyaratkan dalam Undang Undang telah dimiliki PDI Perjuangan. Artinya, PDIP bisa mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden untuk diusung di kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Meski demikian, Jurubicara PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus menuturkan bahwa PDIP menjunjung tinggi prinsip Bung Karno yang menginginkan setiap masyarakat untuk bersikap gotong royong.

“Kalau secara prosedural, PDIP memenuhi persyaratan untuk maju sendiri. Tapi, secara ideologi dan praktik politik kita, Ibu Mega, Bung Karno itu membangun bangsa, membangun negara selalu dengan gotong royong,” kata Deddy ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/2).


Anggota Komisi VI DPR RI ini menegaskan, PDIP membuka ruang untuk berkoalisi dengan partai politik lain dalam menghadapi pertarungan Pilpres 2024 mendatang.

“Sudah kita pastikan tentu PDIP akan mengajak partai-partai, yang punya visi bersama, kesamaan tujuan berkoalisi, untuk membangun Imdonesia lebih baik dari hari ini,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya